Siapkan PTM MTs NU Al Syairiyah Gelar Vaksin Untuk Siswanya

* Tim vaksinasi dari RSUD Limpung sedang memerikasa para siswa yang mengikuti vaksinasi covid-19

Batang – Salah satu syarat pembelajaran tatap muka (PTM) adalah sudah terlaksananya progam vaksinasi di madrasah. Semua elemen yang terlibat dalam madrasah harus sudah divaksinasi baik guru, staf dan siswa. Untuk itu MTs NU Al Syairiyah Limpung pada hari Rabu (13/10) kemaren juga menggelar vaksinasi yang lakukan oleh RSUD Limpung. Sebanyak 400 Siswa dilakukan vaksin dari 913 siswa yang ada. Bagi yang belum mendapatkan giliran vaksin akan dilaksanakan pada tahap kedua.

Kepala MTs NU AL Syiriyah Limpung, Ali Mujib dalam keteranganya menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan ini.

“Dengan Vaksinasi ini, harapannya selain menambah kekebalan tubuh, kami berharap seluruh siswa sehat dan bugar sehingga kegiatan PBM tatap muka bisa berjalan normal. Secara teknis, kami serahkan kepada pihak RSUD Limpung,” kata Ali Mujib.

Dia juga menghimbau pada seluruh wali murid untuk ikut serta memberikan motivasi pada para siswa agar mereka dapat mengikuti vaksinasi itu.

“ Saya mengajak pada seluruh wali murid untuk ikut serta memberi motivasi dan edukasi pada anak-anaknya agar mereka memiliki kemauan secara mantab dan memahami pentingnya vaksinasi covid-19 itu bagi kesehatannya,” tuturnya.

* Siswa MTs NU Al Syairiyah Limpung antri menunggu giliran untuk mengikuti vaksinasi

Sementara ketua tim medis dari RSUD limpung dalam keteranganya menyampaikan bahwa vaksin covid-19 untuk siswa ini sangat penting bagi kesehatan mereka apalagi mereka selalu bercengkrama dengan banyak siswa lainnya, maka mereka harus dalam kondisi sehat bebas dari virus itu.

“ Para siswa tidak usah takut karena vaksin ini untk kesehatan dan ketahanan tubuhnya dari virus yang berbahaya itu, kita sudah dilatih secara intensif jadi tak akan merasakan sakit saat divaksin,” jelasnya.

Dia juga menuturkan bahwa kondisi kesehatan siswa  siswa yang akan di vaksin memang berbeda-beda maka prosedur dalam vaksin itu setelah mendaftarkan akan di cek dulu kondisinya tidak langsung di vaksin, secara medis ada siswa dimana boleh divaksin ataupun ada juga siswa karena kondisinya tidak boleh divaksin.

“ Prosedur vaksinasi sudah diatur sesuai SOP, jadi sebelum para siswa dilakukan vaksin pasti akan di cek dulu kondisi badannya apakah bisa divaksin apa tidak, kita memahami itu sehingga tidak usah khawatir,” tuturnya.

Dari jam 08.00 – 12.00 kegiatan vaksinasi di masdrasah itu diikuti dengan antusias oleh para siswa, mereka tampak dengan gembira dan semangat mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh tim vaksinasi. ( Giono / Zy )