Siapkan USBN , MIM Karanganyar Gelar SBT

Pertama, Mulai Tahun ini ada pembatasan berita yg bisa muncul di web kanwil, karenanya kita diminta untuk lebih selektif.

Kedua, Kab/kota masing2 juga memiliki web yang mana tetap bisa untuk memuat berita tsb walau tidak dimuat web kanwil. Sehingga diharapkan anda untuk dapat memilah berita yang lingkupnya sesuai dengan kanwil, atau cukub kab/kota saja.

Ketiga, meski kita diberi batasan untuk berita2 yang dapat  dimuat di web kanwil, tetap saja Koordinator satu dan yg lain akan beda dalam pelaksanaannya. Sedangkan saya mungkin salah satu yang punya pandangan yang berbeda.

Empat, Kita juga harus memberi ruang kepada kab/kota yang kurang (aktif) dan mendorong untuk lebih giat lagi menulis, sehingga kegiatan mereka juga ikut terpublikasi dan termonitor.

Kelima, Mohon maaf jika sering terlambat publish, tetapi kami satu orang mengelola 7 kab/kota, jika masing2 kirim 5 berita/hari saja kita udah harus review 35 berita. Belom lagi pekerjaan harian lain kita sendiri, dan apalagi kegiatan DL. Kita selalu upayakan untuk update tepat waktu, meskipun tidak selalu berjalan lancar. Terimakasih

Karanganyar – Untuk menyiapkan peserta didik kelas 6 menghadapi USBN besok tanggal 22 April 2019, MI Muhammadiyah Karanganyar menggelar kegiatan Spiritual Building Training ( SBT ) di masjid Daarul Hikam MI Muhammadiyah Karanganyar pada Sabtu ( 6/4 )

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 237 siswa-siswi kelas 6 ini, anak-anak didampingi untuk mengidentifikasi hal-hal yang harus dipersiapkan untuk menghadapi persiapan USBN. Kepala MIM Karanganyar Marjianti menyampaikan kegiatan SBT ini rutin diagendakan tiap tahun,

“Ini adalah kegiatan tahunan dimana kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan mental para siswa kelas 6 yang akan mengikuti ujian nanti pada tanggal 22 April 2019. Banyak anak yang terlihat menangis tersedu karena merasa telah menyia- nyiakan waktunya selama ini , dan kini ujian telah menjelang “ kata Marjianti.

 Marjianti menyampaikan pentingnya acara SBT bagi siswa. Beliau juga memiliki harapan dan keyakinan bahwa siswa kelas 6 tahun  ini akan menorehkan prestasi yang baik dan membanggakan.

“Penting rasanya menumbuhkan optimis kepada para siswa, bahwa mereka akan menorehkan prestasi yang membanggakan dan baik seperti kakak kelas mereka. Maka SBT seperti ini penting untuk membangun optimis itu.” Tambah Marjianti

Selama acara ini para siswa diajak untuk merenungi perbuatan yang selama ini sudah dilakukan. Perbuatan buruk yang pernah dilakukan harus segera dijauhi agar bisa mencapai kesuksesan. kemudian para siswa diminta untuk menuliskan mimpi dan cita-cita mereka.

Acara SBT ini memberikan kesan yang mendalam bagi para siswa ada rasa haru, sedih , senang, takut, bahagia, semangat didalam dada . Menguras air mata, namun akhirnya menimbulkan semangat dan rasa optimis yang luar biasa pada diri mereka. (Ida-hd/ius)