Sikapi Kejadian Terorisme, ASN Kemenag agar Tidak Share Berita Terorisme

Mungkid – Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan tenang dalam rangka memberikan dukungan kepada pemerintah bahwa negara tidak boleh kalah dengan terorisme. Kejadian terorisme di Surabaya sebagaimana dapat diikuti melalui media, merupakan bentuk perbuatan yang sangat tidak dibenarkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, dalam Apel Pagi, Senin, (14/05) di halaman Kantor Kemenag mengajak agar para ASN Kementerian Agama untuk bijak menyikapi peristiwa tersebut.

“Kita bersama melihat informasi dari media ada kejadian yang cukup mengagetkan bagi warga NKRI berupa pengeboman oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Sabitul Wafa.

Wafa menginstruksikan agar ASN Kemenag tidak melakukan share berita-berita terkait peristiwa terorisme, serta berhati-hati dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Sebagai ASN Kemenag, kita semua menolak radikalisme karena negara berdasar Pancasila dan UUD 1945,” tegas Wafa.

Selanjutnya Wafa mengajak agar ASN Kemenag selalu menciptakan situasi yang tenang, aman, dan nyaman pada lingkungannya dengan cara meningkatkan kewaspadaan dan selalu berkoordinasi dengan aparat setempat dalam menyikapi orang-orang yang tidak dikenal.

“ASN agar waspada dan berkoordinasi terhadap orang-orang yang tidak dikenal dengan aparat terdekat mulai RT, RT, dam juga Kepolisian agar segera ditangani sebaik-baiknya dan jangan terprovokasi memberikan informasi yang tidak jelas,” pesannya.

“ASN agar tetap tenang dalam rangka memberikan dukungan kepada pemerintah bahwa negara tidak boleh kalah dengan terorisme,” lanjutnya.

Menyikapi bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, Wafa mengajak semua ASN untuk menyucikan bulan Ramadhan dengan menjalankan puasa dengan baik sehingnga menjadi puasa yang mendapatkan pahala.

“Mari sucikan Ramadhan, dengan menghormati melaksanakan puasa dengan baik agar menjadi puasa yang mendapatkan pahala,” ajaknya.

Wafa mengajak pemeluk agama lain untuk bisa menghormati Ramadhan dengan baik karena semua ASN Kemenag adalah saudara yang abadi, tidak saling melihat, dan mencari kekurangan.

“Bagi pemeluk agama lain agar menghormati Ramadhan, sehingga kita semua menjadi saudara yang abadi, tidak saling melihat, dan mencari kekurangan,” katanya. (am/bd)