Silaturahmi ke Desa, Penyuluh Agama Inisiasi Terbentuknya BADKO TPQ

Mungkid – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kaliangkrik Achsanul Mawadah, mengadakan kegiatan silaturahmi dengan Penyuluh Agama Islam Non PNS, dan Guru TPQ di Balai Desa Balekerto, kaliangkrik, Kamis, (22/02). Dalam silaturahmi tersebut,  ia menginisiasi BADKO TPQ Desa Balekerto segera terbentuk.

Achsanul Mawadah menyampaikan melalui kegiatan tersebut dirinya ingin mengenal lebih dekat Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), memberikan motivasi kepada para ustadz TPQ serta menyosialiasikan keberadaan dan program BADKO TPQ. Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Balekarto Kastolani.

“Melalui silaturahmi ini, semoga Penyuluh bisa mengenal lebih dekat TPQ yang ada di desa ini, sekaligus memberikan motivasi kepada para ustadz, dan mengenal keberadaan dan program  BADKO TPQ,” kata Mawadah.

Mawadah mengapresiasi Pemerintah Desa Balekarto atas kepedulian yang tinggi terhadap pembinaan generasi muda Islam melalui pembinaan TPQ. Kepada Penyuluh Non PNS, ia berharap dapat bekerjasama dengan baik terkait pendataan maupun update data-data lembaga keagamaan meliputi pondok pesantren, Madin dan  TPQ di kecamatan Kaliangkrik.

Mawadah menganjur bagi TPQ yang belum mempunyai nomor statistik lembaga sebagai tanda terdaftar di Kementerian Agama untuk bisa bekerja sama dengan Penyuluh agar dibantu memperoleh Nomor Statistik.

“Lembaga TPQ agar bisa terdata di Kemenag harus mengajukan nomor statistik yang bisa difasilitasi oleh Penyuluh Fungsional maupun Penyuluh Non PNS,” katanya.

Terkait dengan lembaga yang dibangun di atas tanah wakaf baik masjid, musholla, madrasah, TPQ yang sudah ber-Akta Ikrar Wakaf (AIW) maupun yang belum bersertifikat wakaf untuk segera menyerahkan Akta Ikrarnya kepada Seksi Bimas Islam karena saat ini sudah terjalin  MoU dengan BPN terkait  biaya dan percepatan sertifikat wakaf.

Agar TPQ dapat berjalan dengan baik maka diperlukan kerjasama dengan TPQ lainnya untuk saling berbagi informasi tentang pengelolaan, bahan ajar, bahkan peningkatan kompetensi Asatidnya melalui BADKO TPQ. BADKO TPQ dapat memberikan solusi dengan melaksanakan berbagai aktivitas atau kegiatan yang mendukung kiprah dan memberdayaan TPA/TPQ.

“Melalui sosialisasi BADKO TPQ ini saya berharap dapat terbentuk BADKO TPQ di tingkat desa Balekerto, sehingga kita bisa berjuang bersama-sama untuk memajukan TPQ di desa ini,” lanjutnya.

Kepala Desa Balekerto Kastolani, menyampaikan terima kasih atas dedikasi para pengajar TPQ  yang telah mengajarkan Al Quran kepada anak-anak di Desa Balekerto dan menyebut mereka sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

Kastolani menyampaikan bahwa pada tahun 2019 Pemerintah Desa sudah menganggarkan pembangunan gedung untuk dua TPQ yang sudah siap lahannya. (am/bd)