MIN Sukoharjo PTM terbatas

Simulasi PTM Terbatas Hari Pertama, Kasi Penmad Apresiasi MIN 1 Sukoharjo

Sukoharjo – Setahun lebih telah berlalu semenjak virus Covid-19 merebak di Indonesia, pemerintah dengan segala pertimbangannya mulai mengambil langkah tegas dengan memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Tentunya kebijakan ini tidak serta merta langsung bisa dilaksanakan. Banyak tahapan supaya kebijakan ini dapat terealisasikan. Berbagai syarat mulai dari semua guru sudah harus vaksin, pendataan anak, persiapan standar protokol kesehatan yang ketat, skenario alur pembelajaran serta peralatan protokol kesehatan yang mewadahi dan sebagainya.

Dalam mempersiapkan PTM terbatas ini, MIN 1 Sukoharjo menggelar simulasi PTM terbatas pada tanggal 13 – 25 September 2021. Kegiatan ini menghadirkan 36 siswa kelas enam yang terbagi dalam dua rombongan belajar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Seluruh siswa yang hadir harus mempersiapkan dan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Semua alur siswa dari mulai keberangkatan sampai kepulangan diatur sedemikian rupa supaya simulasi pembelajaran tatap muka terbatas berlangsung dengan aman.

“Kegiatan simulasi PTM terbatas ini adalah sebagai gambaran atau acuan bagi kami pihak madrasah, siswa-siswi, serta wali murid MIN 1 Sukoharjo untuk nantinya bisa melaksanakan PTM terbatas dengan baik dan aman. Insya Allah kami akan melakukan dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaiknya-baiknya tentunya dengan kontribusi semua warga madrasah untuk bisa tertib melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya,” jelas Erma Nurlaila Ariyanti, Kepala MIN 1 Sukoharjo.

Kegiatan simulasi PTM terbatas ini juga dimonitoring langsung oleh Susilowati selaku Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sukoharjo. Ia memantau setiap komponen yang dipersiapkan mulai dari persiapan protokol kesehatan, kegiatan belajar mengajar, sampai tahap evaluasi.

“Saya sangat mengapresiasi persiapan MIN 1 Sukoharjo dalam mempersiapkan PTM terbatas. Saya harapkan dalam pembelajaran itu prinsip keamanan serta keselamatan selalu diutamakan. Mudah-mudahan tidak hanya simulasi, ketika nanti pertemuan tatap muka terbatas sudah dimulai, saya minta tolong semua gugus covid bersama-sama mensukseskan jangan sampai ada klaster baru. Mohon untuk semua diarahkan supaya dapat mematuhi protokol kesehatan dengan baik,” pesan Kasi Penmad.(omk/djp/rf)