Sinergi Lintas Sektor Bahas Kebutuhan Guru PAI, Kasi PAIS Koordinasi Dengan BKD Wonosobo

Wonosobo – Pendidik adalah spiritual father bagi peserta didik yang selalu memberikan santapan jiwa dengan ilmu, melakukan pembinaan akhlak mulia dan senantiasa meluruskan perilaku peserta didik yang kurang baik. Demikian disampaikan Kasi PAIS Kankemenag Wonosobo Fakih Khusni dalam kegaitanya jalin koordinasi dan silaturrahmi bersama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Wonosobo, yang dilakukan pada hari Kamis (20/5) di ruang BKD Kab. Wonosobo.

Dalam koordinasi tersebut dibahas mengenai keberadaan Guru Pendidikan Agama Islam (Guru PAI) di Kab. Wonosobo yang dianggap masih terjadi kekurangan guru PAI terutama pada SD, “kebaradaan guru Agama di SD dan SMP masih terjadi kekurangan yang jumlahnya lumayan banyak,” kata Fakih.

Ia mengatakan, usai dilakukan pendataan terdapat tujuh puluh dua Guru PAI yang dirasa perlu dipenuhi dan tercatat dibutuhkan Sembilan guru untuk SMP dan Lima guru untuk jenjang SMA/K, “dari data yang sudah tercatat tersebut kami memberikan usulan dan masukan kebijakan penerimaan Guru melalui usulan BKD kepada Pemda Wonosobo untuk formasi ASN atau PPPK tahun 2021,” imbuh Fakih.

Hal lain ia sampaikan, pemenuhan kebutuhan guru PAI tersebut selaras dengan urgensi keberadaan Guru PAI yang dirasa sangat penting dalam memberikan muatan materi keagamaan pada peserta didik, “guru agama Islam merupakan pendidik yang mempunyai tanggung jawab dalam membentuk kepribadian Islam anak-anak peserta didik, bahkan Guru PAI dengan keberadaanya bertanggung jawab terhadap Tuhan Semesta Alam Allah SWT,” tandasnya.

Menanggapi koordinasi tersebut, Tri Sulistyowati Kabid Penatausahaan Pegawai BKD Wonosobo, menyampaikan ungkapan terimakasih atas koordinasi yang dilakukan Kasi PAIS Kankemenag dan akan menampung sekaligus menyampaikan kepada pimpinan, “insyaallah informasi dan masukannya akan kami sampaikan ke pimpinan. Kami sepakat bahwa keberadaan seorang guru sangat penting dalam membimbing dan mengajarkan banyak hal kepada para muridnya,” katanya.

Ia berharap, melalui rekrutmen guru yang berkualitas diharapkan profesionalitas guru dapat diwujudkan untuk menjawab tuntutan zaman bahwa guru diharuskan memiliki komitmen terhadap profesionalitas diri dalam mengemban tugas mengajar sebagai guru.

Sementara itu saat dijumpai secara terpisah Kakankemenag Kab. Wonosobo Ahmad Farid, diruangnnya pada hari Kamis (20/5)  menyamppaikan harapan besar di tahun ini ada rekrutmen ASN Guru PAI dan PPPK Guru PAI melalui Pemda Wonosobo untuk memenuhi kebutuhan Guru PAI, “benar adanya bahwa keberadaan Guru PAI sangat penting bagi upaya membentuk kepribadian religius siswa peserta didik, Guru PAI akan membimbing mereka memiliki kepribadian luhur berbasis pendidikan keislaman. Kekurangan guru akan menghambat keberlangsungan pendidikan keagamaan, maka perlu adanya pemenuhan kebutuhan,” tandas Farid. Ps-ws