Sinergitas Lintas Sektor : Kemenag dan Polres Wonosobo Bersinergi Tingkatkan Pengetahuan Keagamaan Bagi Anggota Polisi

Wonosobo – Sinergitas tanpa batas yang dibangun oleh Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dengan Kapolres Wonosobo terbilang aktif dan patut di apresiasi. Pasalnya, dalam rangka meningkatkan pengetahuan terkait bidang keagamaan, Polres Kabupaten Wonosobo menggelar kegiatan pembinaan muadzin dan khotib yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo  pada Kamis, (29/3).

Pelatihan atau pembinaan Muadzin dan Khotib tersebut di hadiri oleh 1 Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dan 1 perwakilan dari P4SK sebagai narasumber dan di ikuti oleh seluruh anggota Polres Wonosobo serta diikuti oleh 5 anggota Polsek Wonosobo yang terdiri dari Kasi Humas dan Babinkamtibmas. Acara di gelar di Masjid Polres Wonosobo dan berjalan dengan khidmad serta lancar.

Kepala Polres Wonosobo AKBP Abdul Waras dalam sambutannya mengungkapkan, maksud dari diselenggarakannya Pelatihan atau Pembinaan Muadzin dan Khotib yakni untuk memberikan bekal kepada para anggota Polisi.

“Maksud atau tujuan dari kegiatan Ini tidak lain yakni untuk memberi bekal kepada para Anggota Polisi, agar Polisi juga bisa menjadi Muadzin dan Khotib karena nantinya Polisi sebagai Aparatur Negara, Nantinya juga akan di terjunkan ke masyarakat mengikuti Sholat berjamaah di Masjid di wilayah Wonosobo dan sekitarnya, dan diharapkan ketika di tunjuk menjadi Muadzin dan Khotib Anggota Polisi bisa siap karena telah mendpatkan bekal,” ungkapnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan memberikan pelatihan oleh Penyuluh Agama Kemenag Wonosobo yakni disampaikan oleh Muchamad Ma'sum dengan memilih materi tata cara muadzin dan selanjutnya disusul dengan materi kedua yang disampaikan oleh Son Haji selaku narasumber dari P4SK dengan menyampaikan materi terkait Tata cara dan Rukun Khutbah. 

Semenatra itu, dalam waktu yang berbeda Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo saat ditemui media, sangat mengapresiasi akan adanya kegiatan yang diselenggarakan Polres Wonosobo tersebut.

“Saya mengapresiasi sekali dengan adanya kegaitan tersebut. Kerena memang sepantasnya sebagai warga Negara baik itu rakyat maupun Aparatur Negara yang memeluk Agama Islam memiliki pengetahuan terkait berbagai persoalan keagamaan seperti Muadzin dan Khotib. Terlebih untuk Aparatur Negara yang notabennya menjadi tokoh publik dan inspirasi masyarakat dirasa perlu untuk mempelajarinya, agar nanti saat terjun di masyarakat bisa menjadi contoh yang nyata untuk rakyatnya,” kata M Thobiq

Pihaknya juga berharap, adanya sinergitas lintas sekotral bisa menambah kekuatan lintas instansi untuk menjaga dan membela Negara. Sekaligus harapan kedepannya kerjasama tersebut akan selalu terjalin dengan baik. PS-WS/rf