Siswa MAN 1 Surakarta Wakili Indonesia Di Ajang AYIMUN

Surakarta РPrestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MAN 1 Surakarta. Lina Zulaikah, siswi kelas 12 IPA 5, berhasil terpilih mewakili Indonesia dalam kegiatan  Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN).

AYIMUN merupakan suatu ajang latihan bagi pemuda pemudi di kawasan Asia belajar tentang dunia diplomasi internasional terutama yang terkait dengan organisasi PBB. Acara ini diadakan organisasi parlemen Asia yang berpusat di Jakarta. Event tahunan ini diikuti oleh ribuan pelajar/mahasiswa di Asia. Tahun 2017 ini kegiatan diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai 3-6 November 2017 mendatang.

Menurut Lina, ini adalah keikutsertaannya yang ketiga sejak tahun 2015, namun baru tahun ini lolos seleksi.

“Saya sudah tiga kali mencoba mendaftar. Pertama kali di kelas 10, terus kelas 11. Sayang saat itu belum rejeki saya bisa lolos,” kata Lina.

Baru tahun 2017 ini bisa lolos bersama anggota delegasi yang lain dari Indonesia. Menurut Lina, proses seleksi berlangsung sangat ketat. Calon peserta mengisi formulir pendaftaran secara online. Salah satu yang di persyaratkan adalah menulis essay tentang apa yang akan dilakukan jika lolos kegiatan AYIMUN.

“Saat itu saya menuliskan bahwa akan berkontribusi lebih aktif untuk menuju dunia yang lebih baik. Karena salah satu harapan dari kegiatan ini adalah membangkitkan kesadaran kaum muda Asia akan isu-isu internasional, saling memahami dan mencoba sedapat mungkin memberi solusi pada isu-isu terkini dunia,” ucap Lina.

“Alhamdulillah essay saya dipilih panitia dan saya bisa mewujudkan mimpi yang tertunda dua tahun lalu,” imbuh Lina yang bercita-cita menjadi diplomat. Dalam kegiatan ini Lina masuk dalam kelompok kegiatan di organisasi IMF.

Menurut pembina OSIS, Agus Prasetyo, pencapaian Lina ini sangat luar biasa. Bagaimana siswa seusia dia sangat konsisten dan tidak patah semangat dalam mencapai tujuannya.

“Sangat membanggakan kita semua siswa MAN 1 bisa terpilih diantara ribuan pendaftar dari seluruh Asia. Hal ini menunjukkan bahwa siswa madrasah bisa bersaing dalam ajang berskala internasional. Harapan saya semoga semangat Lina ini bisa ditularkan pada teman-temannya. Semangat untuk tetap berjuang meraih impian walau kegagalan selalu datang,” kata Agus.

Sementara menurut pejabat Kepala MAN 1 Surakarta, Slamet Budiono, prestasi ini sangat luar biasa dan patut disyukuri.

“Siswa kita mampu lolos di ajang kegiatan bertaraf internasional dan berkorelasi dengan PBB. Semoga dari kegiatan ini ananda Lina bisa mengambil manfaat sebanyak-banyaknya, bisa berinteraksi dengan pemuda di Asia merupakan kesempatan yang langka. Tetap jaga nama madrasah dan juga Indonesia,” kata Budiono.

Kegiatan yang dilakukan antara lain sesi pertemuan dan kegiatan sosial. Sesi pertemuan berupa diskusi mengenai topik-topik yang menjadi perhatian saat ini. Selanjutnya, kegiatan sosial diantaranya berupa malam budaya, makan malam diplomatik dan city tour. (ma1-rma/Wul)