Siswa MAN Wonogiri Juarai Lomba Video Pendek

Wonogiri – Siswa-siswa MAN Wonogiri meraih gelar juara 1 lomba membuat video film pendek generasi berencana  tingkat kabupaten Wonogiri yang di selenggarakan Ikatan penyuluh Keluarga Berencana Cabang Wonogiri, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Wonogiri  minggu kemarim.

Dalam lomba tersebut karya siswa MAN Wonogiri mampu menyabet juara 1 dan berhak mendapatkan tropy, piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan.

Tim video film pendek MAN Wonogiri beranggotakan lima orang siswa, diantaranya Ardi Nur Hidayat, Alfian Nur Priyandika, Amri Afriyan, Zuangga dan Alif Rizqullah. Video pendek 5 buah dengan judul antara lain Bahaya narkoba, Pelecehan seksual dan Kenakalan Remaja.

Menurut Alif Rizqullah pembuat video pendet melalui proses persiapan berbagi tugas, membaca sejarah, merumuskan masalah, menulis naskah, mendiskusikan bahan-bahan dan alat, teknik merekam, editing dan finishing.

Kepala MAN Wonogiri, Wiyana  ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/02) mengatakan keikutsertaan MAN Wonogiri dalam lomba ini dalam rangka melatih para siswa dan meningkatkan kreatifitas dan minat bakat mereka utamanya dalam bidang seni yaitu pembuatan video film pendek.

“MAN Wonogiri selalu mendorong peserta didiknya untuk selalu aktif dan kreatif, dan merasa bangga dengan prestasi peserta didiknya yang telah membawa nama harum MAN Wonogiri, semoga kedepannya bisa memacu anak-anak yang lain untuk berprestasi,” harap Wiyana.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Subadi menanggapi prestasi tersebut, menyampaikan bahwa prestasi harus menjadi cambuk dan entry point bagi kepala dan guru Madrasah untuk selalu meningkatkan komitmen, integritas, kinerja yang bagus dan prestasi yang tinggi. Hal ini penting agar semangat kerja, kreativitas, dedikasi dan komitmen serta kinerja mereka dapat terus terpelihara dan meningkat dari waktu ke waktu.

“Kepada adik-adik saya berpesan untuk terus berprestasi dan tetap semangat agar menanamkan terus jiwa berprestasi dan prestasi. Selain itu, agar para guru dan kepala madrasah agar mendorong dan mendukung anak-anak agar terus berprestasi. Tidak ada yang tidak mungkin, kalau ada kemauan dari kita semua. Saya mohon dukungan semua pihak untuk mendorong kemajuan madrasah,” imbuh Subadi. (mursyid _heri/gt)