Siswa MIM Kalitengah Antusias Ikuti Sosialisasi Dan Try Out AKM

Banjarnegara – Merdeka belajar adalah sebuah langkah atau kebijakan besar dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah dengan dihapusnya Ujian Nasional (UN) dan diganti dengan Assesmen Nasional. Assesmen Nasional terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu Assesmen Kompetensi Minimum (AKM), survey karakter, dan survey belajar. Diterapkannya kebijakan ini merupakan penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan dan peningkatan sistem evaluasi pendidikan. Tujuan utamanya mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

AKM adalah kompetensi yang benar-benar minimum, dimana melalui AKM bisa dipetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan. Kompetensi Minimun adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya. Sehingga materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi.

Literasi yang dimaksudkan di sini bukan sekedar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Literasi dan numerasi bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid agar dapat menggunakan konsep untuk menganalisa sebuah materi.

Pada hari Jum’at (11/6/2021), 26 siswa kelas 5 MI Muhammadiyah Kalitengah Kecamatan Purwanegara didampingi oleh guru kelasnya antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan try out AKM yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 4 Purwanegara.

Kegiatan dibagi dalam 2 sesi karena keterbatasan komputer/laptop di laboratorium. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 s/d 09.00 WIB diikuti 15 siswa, kemudian sesi kedua pukul 09.30 s/d 10.30 WIB diikuti 11 siswa.

Dwi Kurniasih, selaku Kepala Madrasah dalam sambutannya menyampaikan bahwa AKM ini sangat penting diikuti. “Kegiatan sosialisasi dan Try out AKM merupakan hal yang cukup penting sebagai pengenalan tentang Assesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) yang akan diberlakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

“Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan siswa akan memahami tentang AKM, apalagi berkesempatan untuk mengikuti try out soal-soal AKM secara online sehingga siswa mengenal karakteristik dan materi tentang AKM dengan harapan siswa akan lebih siap ketika kebijakan itu diberlakukan,” tambahnya

Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan jadwal, siswa terlihat bersemangat mengikuti kegiatan, dan semua pihak yang terlibat tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan. (pa/ak)