Siswa MIN Patihan Aktor Kemenangan Pertandingan Antar SSB Tingkat Jawa Tengah

Sragen-Sepak bola adalah olahraga yang sangat popular di Indonesia, demikian juga para pemainnya menjadi idola dan layak disebut selebritis. Demikian pula pada MIN Patihan Sidoharjo, sepakbola menjadi kegiatan ekstrakurikuler favorit para siswanya, terbukti dengan jumlah siswa peminat ekstrakurikuler sepakbola ini yang membludak mengikuti latihan sepak bola setiap Hari Selasa sore. Didampingi 3 orang guru yaitu Arif Eko Darmawan, S.Pd.I, Joko Sutrisno, S.Pd.I, dan Prih Susilo, S.Pd. mengelola 107 siswa berlatih. Berbagai pertandingan yang diselenggarakan KONI Sragen pernah juga diikuti.

Kegiatan ekstrakurikuler di MIN Patihan ternyata belum cukup untuk menyalurkan bakat para penggemar bola. Terbukti banyak siswa dari kelas 1-6 yang juga mengikuti Sekolah Sepak Bola di luar madrasah, diantaranya SSB Indonesia Muda yang bermarkas di Stadion Taruna Sragen. Prestasi siswa MIN Patihan terlihat ketika 4 siswa dari kelas 3 yaitu Joevanda, Satriya, Lanang dan Akmal lolos memperkuat tim tersebut di Festival Sepak Bola Anak Kelompok Umur 10 tahun untuk Piala IKA SSB Jawa Tengah 2017 yang digelar di Stadion Sidodadi Semarang, Minggu (26/2).

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi anak-anak dapat bertanding di kancah Regional Jateng. Pengalaman berharga bisa melawan tim-tim papan atas dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Yang terpenting ajang ini dapat menjadi wahana silaturahmi dan sebagai penempa mental pemain-pemain bola sejak dini.

Ketua SSB IM Sragen, Dwi Lestariyanto mengungkapkan walaupun awalnya mereka tidak diunggulkan, namun semangat mereka luar biasa. Perjuangan keras anak-anak berhasil menghantarkan menjadi juara. Gol yang dicetak Satriya dari MIN Patihan menumbangkan pertahanan tuan rumah, SSS Semarang dengan skor 2-0. 

Ketika dimintai komentarnya, manager SSB IM Sragen menyampaikan, ‘terima kasih atas dukungan madrasah dan partisipasi orang tua demi kemajuan para siswa, kerja keras pelatih dapat terlihat dengan prestasi ini. Sedangkan Kepala MIN Patihan Ruslan Haifani mengatakan, ‘Diharapkan keberhasilan ini dapat memotivasi untuk berlatih lebih giat lagi sehingga dapat mengharumkan madrasah khususnya dan bumi Sukowati di kancah nasional maupun internasional’ (ida/Wul)