Siswa MIN Sukoharjo Praktik Ibadah Haji

Sukoharjo – Membekali anak didik agar menjadi pribadi yang berkualitas dan mumpuni tidak cukup hanya dengan menjejalinya dengan berbagai teori, terkadang proses belajar dengan cara praktik langsung di lapangan akan lebih mudah diingat dan difahami oleh anak didik.

Bertolak dari kenyataan tersebut, beberpa waktu yang lalu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sukoharjo mengajak anak didiknya untuk mempraktikkan teori tentang tata cara menunaikan Ibadah Haji atau yang biasa dikenal dengan nama manasik haji ke Embarkasi Haji Donohudan di Boyolali.

Ditemui diruang kerjanya Senin (03/04), Kepala MIN Sukoharjo Umi Salasatun mengungkapkan secara teori siswa-siswi MIN Sukoharjo telah mendapatkan teori yang cukup, langkah selanjutnya adalah mengajak siswa untuk lebih mendalamainya dengan cara mempraktikannya.

“Untuk penguasaan teori sudah mencukupi, meskipun baru sebatas di Donohudan kami meminta anak-anak untuk sungguh-sungguh mempraktikan teori yang sudah diperoleh dari guru-guru nya,” ungkap Umi.

Kegiatan outing class tersebut dilaksanakan dalam rangka pendalaman materi haji dan umrah pada mata pelajaran Fiqih kelas V MIN Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017 Kamis (30/03). Dan diikuti oleh siswa kelas V A,B,C,dan D sebanyak 131 siswa-siswi MI Negeri Sukoharjo dengan didampingi 10 orang guru.

Tepat pada pukul 08.00 wib peserta outing class diberangkatkan menuju ke Donohudan dengan 3 armada bus. Sampai di Donohudan kurang lebih jam 09.00 wib, kemudian para peserta bersiap-siap untuk melakukan kegiatan manasik haji yang dibimbing oleh bapak dan ibu guru MIN Sukoharjo.

Acara diawali dengan siswa putra memakai ihram sedangkan  siswi putri memakai mukena dilanjutkan  dengan memulai rangkaian ibadah haji dari wukuf hingga tahallul. Kegiatan manasik berakhir  pada pukul 11.30 wib, dilanjutkan tadabbur alam di Klaten

Dan tepat pada pukul 16.30 wib seluruh rangkaian kegiatan manasik haji dan tadabbur alam  berakhir dengan sampainya siswa siswi di madrasah tercinta. (Bas-Djp)