Siswa MTsN 2 Wonosobo Raih Juara 1 Musabaqoh Tartilul Quran

Wonosobo – Siswa MTsN 2 Wonosobo, Nabila Khoirunisak, berhasil meraih juara 1 dalam ajang Lomba Musabaqoh Tartilul Qur’an tingkat Jateng dan DIY yang diselenggarakan oleh MAN Purworejo beberapa waktu yang lalu.

MTrQ merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka PPDB MAN Purworejo sekaligus sosialisasi kepada masyarakat luas tentang asrama siswa yang sudah memasuki tahun ke 2.

Dalam sambutannya secara daring, Kyai Arwani, mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang sudah ikut menyemarakkan kegiatan tersebut, “terimakasih untuk seluruh peserta yang sudah meramaikan kegiatan ini. Tercatat ada 277 peserta yang ikut dalam MTrQ.” Sambutnya.

Selanjutnya, Desy Annisa, selaku pembimbing MTsN 2 Wonosobo, (25/10) mengabarkan pada tanggal 22 Oktober 2021 yang lalu telah diumumkan jaura dari MTrQ, dimana salah satu perwakilanya berhasil merebut juara 1, “semoga prestasi yang didapat ini akan menjadi pemacu agar siswa  lainnya untuk memperoleh prestasi di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Salahudin, dari bagian keagamaan MTsN 2 Wonosobo, meminta agar bagian kesiswaan dapat lebih optimal dalam memberikan semangat, motivasi dan menyiapkan segala fasilitas kepada siswa sehingga peserta didik dapat terus semangat dalam mengikuti lomba-lomba baik tingkat lokal maupun nasional, “karena dengan hal tersebut dapat memacu semangat dan energi baru bagi siswa agar bisa terus berkarya dan berprestasi” tandasnya.

Mendapat kabar tersebut, Kepala Madrasah, Yatiman, merasa bangga salah satu siswanya berhasil meraih juara 1 di MTrQ Tingkat Jateng dan DIY,

“saya atas nama keluarga besar MTsN 2 Wonosobo mengucapkan selamat kepada ananada Khairun Nisa karena telah mengharumkan nama MTsN 2 Wonosobo. Semoga dengan kemenangan Khoirun nisa dapat mendorong siswa lainnya untuk berprestasi,” katanya.

Ia berharap dengan kemenangan tersebut, dapat mewarnai dalam membentuk karakter siswa serta meningkatkan akhlaqul karimah di kalangan siswa.

Sementara itu, saat ditemui di ruangannya Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, mendengar kabar tersebut, ia menekankan kepada tim Humas Madrasah agar merespon dengan cepat kabar gembira tersebut dengan mengunggahnya dilaman media sosial Madrasah maupun Kemenag Wonosobo,

“kabar baik tersebut sudah seharusnya dipublikasi melalui berbagai media sebagai salah satu wujud pembentukan citra yang baik untuk madrasah. Respon cepat diperlukan agar kabar tersebut tidak terkesan basi,” kata Farid.

Ia berharap prestasi-prestasi akademik dan non akademik siswa dapat di publish secara luas agar diakses masyarakat dan menjadi nilai plus bagi madrasah. Ps-ws