Sosisalisasi UPZ Di Masjid Kecamatan Banjarsari

Surakarta – Kantor kementerian Agama kota Surakarta mengadakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul  Zakat atau UPZ untuk seluruh pengurus masjid di wilayah Kota Surakarta pada Sabtu pagi (3/11)

Acara sosialisai UPZ ini diselenggarakan oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) yang digelar di ruang pertemuan Hotel Gfand Setiakawan Banjarsari Surakarta. Menghadirkan lebih dari 60 pengurus masjid di Kecamatan Banjarsari. Sosialisasi memang diadakan untuk tiap kecamatan, dan pada kesempatan Sabtu kemarin, Kecamatan Banjarsari menjadi pembuka dari 4 kecamatan lainnya, seperti yang disampaikam oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Musta’in Ahmad

“Sabtu pagi ini, Kecamatan Banjarsari menjadi yang pertama kami sampaikan sosialisasi, selanjutnya akan menyusul 4 kecamatan lainya. Ini diberlakukan dengan harapan akan lebih efektif dalam penyampaian materi sosialisasi UPZ” kata Musta’in

Beliau menambahkan sangat senang bisa bertemu dan berkumpul dengan semua pengurus masjid di wilayah Kemenag Kota Surakarta, pasalnya menjadi pengurus masjid ini bukan hal yang remeh temeh, melainkan tugas yang sangat berat

“kita bertemu di sini untuk menyatukan visi dan misi dalam hal perbaikan pelayanan terhadap umat muslim, menjadi takmir masjid bukan hal yang mudah, berat. Jam kerjanya 24 jam penuh mengurusi keperluan umat, nah salah satunya melalui Unit Pengumpul Zakat ini kita akan membantu umat menyalurkan zakat mereka lebih luas” tambah Musta’in

Maulud Munif selaku ketua II Baznas Kota Surakarta juga memberikan materi selayang pandang Baznas. ia sampaikan bahwa pengelolaan zakat sudah berbasis pada hukum

“Sistem pengelolaan zakat nasional berbasis pada UU Nomor 23 tahun 2011, sehingga kita berbadan hukum yang legal. Juga pengelolaan yang kami lakukan berdasarkan pada syariat islam, amanah, kebermanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas” kata Munif

Salah satu peserta juga menyampaikan tanggapannya terhadap adanya Baznas di Kota Surakarta. Suwanti pengurus masjid di Kadipiro, Banjarsari menerangkan bahwa dirinya dan beberapa teman pengajar TPQ merasa terbantu dengan adanya Baznas

“Kami merasa senang dan bangga dengan hadirnya Baznas di Kota Surakarta. Pasalnya kami telah merasakan manfaat dari salah satu program Baznas, yakni penyejahteraan guru TPQ melalui bantuan yang diberikan oleh Baznas kepada kami” kata Suwanti. (rma/bd)