Spesial! Simulasi UAMBN-BK Menggunakan Handphone Android

Tegal (Slawi), – Dalam rangka mengukur ketercapaian standar kompetensi lulusan mata pelajaran agama secara nasional, seluruh siswa kelas IX MTs Al Azhar Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal,  mengikuti simulasi UAMBN Berbasis Komputer dengan menggunakan Handphone Android. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis (27-28/02). Kegiatan ini di pantau langsung oleh Pengawas Gabungan (Sekolah dan Mapel) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal,  Kepala Madrasah, dan Wakil Kurikulum MTs Al Azhar.

Siswa-siswi MTs Al Azhar sangat antusias untuk mengikuti simulasi ini. Mereka diajak  untuk melatih kemampuan diri dalam menghadapi UAMBN-BK yang sesungguhnya. Simulasi ini terasa spesial karena siswa-siswi bisa membuka dan mengerjakan soal-soal dengan menggunakan Handphone Android milik mereka sendiri.

Simulasi berlangsung selama 2 hari. Hari pertama, mata pelajaran Al Quran Hadis, sedangkan di hari kedua mata pelajaran Fikih. Semua mata pelajaran yang disajikan dalam bentuk pilihan ganda (PG) sebanyak 50 soal dengan alokasi waktu 90 menit tiap mata pelajaran. Untuk pelaksanaan, ruang ujian terbagi menjadi 5 ruang dengan 3 sesi ujian. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 – 09.00, sesi kedua dimulai pada pukul 09.30 – 11.00 dan sesi ketiga, 13.00 – 14.30 WIB. Adapun jumlah peserta pada simulasi ini adalah 347 siswa dengan rincian laki-laki 176 orang dan perempuan 171 orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Sukarno, melalui Pengawas Gabungan (Sekolah dan Mapel), Ngadiman, berpesan agar siswa-siswi MTs Al Azhar menjalani simulasi ini dengan sungguh-sungguh. Bila simulasi ini dapat dilaksanakan dengan lancar dan sukses, maka siswa-siswa diharapkan mempunyai bayangan tentang pelaksanaan UAMBN-BK yang sesungguhnya.

“Pahami soal dan tata cara mengerjakannya. Bila ada kesulitan teknis, tanyakan karena ini masih simulasi. Tanyakan sejelas-jelasnya supaya pada saatnya nanti, kalian tidak grogi dan tidak bingung menghadapi UAMBN-BK yang sesungguhnya”, pesan Kepala Kantor melalui Ngadiman, Pengawas Gabungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal.

Menurut Kepala MTs Al Azhar, Abdul  Aziz, yang didampingi Waka Kurikulum, Makinun Amin, persiapan dan pelaksanaan simulasi UAMBN-BK ini berjalan dengan sukses meskipun baru pertama kali dilakukan. Salah satu indikator keberhasilannya adalah besarnya dukungan dan motivasi yang diberikan kepada siswa-siswi kelas IX dan panitia UAMBN-BK dari Komite Sekolah dan wali murid.

“Menurut pengamatan saya, siswa-siswi dapat melakukan penyesuaian dengan cepat sehingga simulasi ini saya nilai berhasil. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Panitia UAMBN-BK  yang  telah  mempersiapkan    dan mengecek ulang kesiapan teknis pelaksanaan UAMBN-BK ini, seperti server, client dan sistem jaringan. Semoga pada pelaksanaan nanti, akan lebih sukses,” kesan dan pesan Abdul Aziz. (AS/Wul)