Stand Pemberdayaan Ekonomi Jama’ah Leksono, Ramaikan Lomba K3M

Wonosobo – Nuansa berbeda terlihat di hari ke 4 pasca diadakannya lomba K3M Kebersihan Keindahan dan Kemakmuran Masjid  K3M ke-9 tahun 2018 yang di adakan oleh Pemerintah Daerah, Kantor Kementerian Agama, organisasi keagamaan yang terdiri dari Dewan Masid Indonesia (DMI) Kabupaten, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) Kabupaten dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten.

Pasalnya, di Hari ke 4 kali ini, Tim Pembinaan  Lomba K3 di sambut meriah oleh Lantunan Shalawat Nabi Muhammad SAW dengan diiringi musik Tradisional Angklung yang di mainkan oleh Warga desa dan juga Remaja Masjid saat menyambangi Masjid Nurul Huda Kalimendong Leksono pada Kamis (29/3) Tadi.

Bukan hanya Sambutan yang Unik dan berbeda saja yang di Jumpai oleh Tim pembina Kemakmuran Kebersihan dan Keindahan Masjid (K3) Kabupaten Wonosobo, Nuansa berbeda kembali di jumpai dengan terlihatnya Banyak stand yang berdiri diarea Masjid dengan menjajakan berbagai Jenis Barang. Hal tersebut mencerminkan Warga sangat berantusias dalam memeriahkan lomba.

Rupanya kegiatan Tersebut juga di Manfaatkan oleh Warga untuk Meresmikan dan membuka Stand Pemberdayaan Ekonomi Jamaah. Adapun berbagai abrang yang di jajakan dalam Stan Pemberdayaan Ekonomi Jama’ah yakni terdiri dari Stand Buah Tin yang menjajakan dan menyediakan bibit pohon Tin yang di bandrol dnegan harga mulai  100.000./ Pohon. Selanjutnya Terdapat juga Stand Aksesori yang menjual berbagai macam Bros yagn di Buat dari Kulit Salak dan di bandrol 5000/ Buah. Dan stand terakhir Terkecuali penjual Jajan keliling, juga terdapat Stand Gula Semut dengan menjual Produk makanan yang terbuat dar Gula jawa yang di padukan dengan Gula Aren dan di jual dengan harga 7.500/Kemasan.

Hal tersebut nyatanya menyedot perhatian Tim Pembina Lomba K3 untuk mengutarkan komentar. Menurut Mahbub selaku ketua Tim pembina megatakan, Masjid merupakan pusat kegiatan umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, selain itu diharapkan masjid juga menjadi tempat untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh jama'ahnya.

“Seperti yang di ketahui, masjid merupakan Pusat kegiatan Umat Islam. Baik Keagamaan seperti Ibadah, Tausiyah, Pendidikan, Kesehatan atau perekonomian. Melihat antusias Warga Kalimen,” jelasnya.(ws/ps/rf)