Rosidin (pojok kiri) setelah menyelesaikan sidang skripsi

Strategi Rosidin, Guru MTs N 1 Banjarnegara Dalam Membangun Motivasi Diri

Banjarnegara Perilaku dapat muncul berdasarkan dorongan atau motivasi dari individu. Hal itu tentu berguna untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Begitulah yang biasa dilakukan oleh Rosidin dalam membangun motivasi diri.

Rosid, panggilannya, merupakan seorang tenaga pendidikan di salah satu MTs N 1 Banjarnegara di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Di tengah rutinitasnya itu, Rosidin biasa meluangkan waktu untuk menyelesaikan mengerjakan tugas akhir kuliahnya di salah satu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tamansiswa Banjarnegara di Fakultas Akuntansi.

Tidak hanya itu, di tengah kesibukannya sebagai tenaga pendidik dan juga mahasiswa, Rosidin mampu membuka usaha dengan menjual produk kacamata online. Hal itu dilakukan Rosidin lantaran untuk menambah biaya perkuliahan selama kurang lebih 8 semester.  

Berkat rutinitasnya tersebut dan konsistensisnya, Rosidin mampu menyelesaikan skripsinya di bulan Juni 2021 kemarin. Nampaknya, strategi adalah cara untuk mencapai tujuan den sasaran dalam meraih sesuatu yang diinginkan.

“Mengumpulan modal dulu, ya benar saya jualan kacamata Ion Nano untuk membantu biaya kuliah,” ungkap Rosidin saat ditemui di MTs N 1 Banjarnegara, Rabu, (7/7).

Rosidin tidak menyangka jika hingka saat ini dirinya mampu menyelesaikan kuliahnya di tengah kesibukannya. Berawal sebagai pengajar TPQ Al Huda di Dusun Jenggul Rt 06 Rw 06 Desa Pucang Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara, sampai akhirnya Rosidin mendapat panggilan untuk bekerja di MTs N 1 Banjarnegara.

“Pas pulang ngajar TPQ sekitar jam 9 malam ada seorang ibu-ibu yang memanggil nama saya dari arah Masjid Kholid bin Walid. Beliau tahu nama saya, tetapi saya bingung saya tidak tahu nama beliau (Ibu Kun Hidayati salah satu Guru MTs N 1 Banjarenegara) Tiba-tiba tidak lama kemudian beliau nawarin saya bekerja di MTs N 1 Banjarnegara. Alhamdulilah, Allah memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka,” ungkap pemuda berusia 25 tahun tersebut.

Hingga kini, Rosidin masih tetap sebagai petugas di MTs N 1 Banjarnegara dengan menyandang gelar baru sebagai lulusan S1 Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tamansiswa Banjarnegara.

Terbentur, terbentur, terbentuk. Istilah itu sepertinya cocok mengambarkan kegiatan Rosidin. Sukses bukan hanya terlahir dari orang yang kaya dan bukan juga terlahir dari orang yang berpendidikan tinggi akan tetapi sukses adalah hak semua orang yang berani menjalani proses dan selalu bangkit dari setiap kegagalan. Itulah Motto Hidup Rosidin. Kedepannya, ia ingin melanjutkan pendidikan lagi di masa yang akan datang. (ran/ak/rf)