Suasan haru warnai saat pelepasan CJH

Kajen – Pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) kloter 40, Jum’at (4/9) pagi berlangsung haru. Para anggota keluarga yang mengantarkan calhaj hingga menjelang keberangkatan, tak kuasa menahan tangis. Pelukan antar sanak saudara maupun antara orang tua dengan anaknya terjadi di setiap sudut Halaman Setda Kabupaten Pekalongan yang menjadi lokasi pelepasan CJH.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Pekalongan didampingi FKPD, Kepala Kemenag dan jajaran Pejabat Pemkot Pekalongan. Pelepasan ditandai dengan lampaian tangan para pejabat yang hadir, setelah sebelumnya dilakukan jabat tangan oleh perwakilan calhaj dan ketua rombongan dengan jajaran FKPD, ulama dan Pejabat Pemkab Pekalongan.

Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan A. Antono, meminta jamaah calon haji yang berangkat tahun ini hendaknya bersyukur. Sebab, jika menengok masa tunggu keberangkatan haji, maka yang mendaftar tahun ini baru akan diberangkatkan 19 tahun mendatang. “Jadi bapak ibu harus bersyukur bisa berangkat tahun ini. Tidak menunggu 19 tahun lagi,” kata Antono.

CJH juga diharapkan mampu menjaga ritmen kegiatan selama di tanah suci. Sebagai jemaah haji, tugas dan tujuan utama adalah beribadah. Sehingga A. Antono berpesan kepada seluruh jamaah agar dapat fokus beribadah terlebih dahulu selama di tanah suci. “Pandai-pandailah menyesuaikan disana agar tenaga tetap sehat,” imbuh dia.

Sedangkan untuk para pembimbing, Antono juga ingin agar para petugas pendamping dapat melayani, dan mendampingi jamaah dengan maksimal agar seluruh tahapan berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan, A. Umar dalam laporannya mengatakan bahwa untuk CJH Kabupaten Pekalongan masuk dalam kloter 40,41 dan 43. Kloter 40, dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Donohudan pada 4 September pukul 06.50, sampai di Donohudan pukul 14.00 dan berangkat ke Arab Saudi pada 5 September pukul 13.35. Jemaah kloter 40 dijadwalkan mendarat di Jeddah pada 5 September pukul 21.20 waktu setempat.

“Alhamdulillah semuanya lancar. Seluruh jemaah yang berjumlah 763 dapat berangkat tidak ada yang tertunda. Untuk masalah visa juga insya Allah semuanya lancar,” kata dia. (hufron)