Subbag Tu Kankemenag Kabupaten Wonosobo Lakukasn Sosialsasi IKPA

Note : berita udah basi bangeet..

========================================

Wonosobo – SubBag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo lakukan Sosialisasi terkait Indikator Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang berlangsung di Rumah Makan Wonoboga Wonosobo, Selasa (12/2). Dan  di ikuti oleh Kasi/ Gara, Kepala Madrasah Aliyah (MAN), MTs, MIN dan pengelola keuangan Wilayah kerja kantor kemenag Wonosobo.

Sementara Hadir sebagai Narasumber yakni Kasubag TU KanKemenag Wonosobo dan Kepala KPPN Banjarnegara beserta TIM.

Menurut Kasubag TU Kemenag Wonosobo, Cahyo Sukmana, mengatakan fokus sosialisasi yakni terkait PMK No. 178/PMK.05/2018 tentang perubahan atas PMK No.190/PMK.05/2012.

“Kegiataan ini dilaksanakan guna membahas terkait Pengelolaa Uang Persediaan sesuai PMK 178/PMK.05/2019 sekalgus guna membahas langkah strategis Hadapi Tatanan dalam tata kelola keuangan pada kantor kemenag wonosobo dan Langkah Strategis Peningkatan IKPA.” Terang Cahyo Sukmana.

Pihaknya berharap usai Pelaksanaan Sosialisasi ada temuan langkah strategis guna mendongkrak pengelola keuangan.

“acara ini semata juga ditujukan untuk membekali pengelola keuangan/anggaran agar tercipta relevansi kebijakan pemerintah yang taat azaz, tepat waktu dan sasaran.” Imbuhnya.

Sementara itu saat ditemu di tempat berbeda, kepala Kantor Kemenag Wonosobo mengimbuhi sosialisasi dilakukan bukan semata formalitas tapi harus ada output yang jelas.

“Sosialisasi apapun itu jika output nya tidak ada sama halnya tidak perlu di lakukan sosialisasi. Tapi saya sangat berharap pada peserta sosialisasi yang sudah hadir. Pulang dari lokasi sosialisasi pemkirannya tidak lagi kosong dalam arti pulang dengan pemahaman yang lebih terkait pengelolaan keuangan atau anggaran dan sekaligus bisa menjawab problematika yang mungkin sering muncul dan menjadi kendala para pengelola.” Ungkap Muhammad Thobiq.

Pihaknya menambahkan, pengelolaan anggaran yang baik akan berimbas baik kepada instansi dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus, Thobiq, berharap penyusunan anggaran bisa lebih tertib secara administrasi, profesional dan akuntabel. PS-WS