Subbag TU Menempati Posisi Sentral dan Penting

Temanggung – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Rabu (21/11) menggelar  Rakor Jajaran  Subbag TU se eks Karesidenan Kedu. Rakor Jajaran Subbag TU se eks Karesidenan Kedu di selenggarakan di Rumah Makan Morosakeco 2, Jalan Raya Kranggan Pringsurat.

Peserta rakor adalah Kepala Subbag TU, Perencana, Analis Kepegawaian, Bendahara, Pranata Humas, Penyusun Laporan Keuangan dan Pengelola BMN dari 6 Kabupaten/Kota (Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Kabupaten Magelang dan Kota Magelang) sejumlah  55 peserta.

Hadir membuka rakor, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Drs. H. Saefudin, M.Pd mengatakan bahwa Tata Usaha menempati posisi yang sangat sentral dan penting di suatu Instansi di Kementerian Agama.

“Paling tidak ada lima pekerjaan besar di Subbag TU, meliputi perencanaan, analis kepegawaian, keuangan dan kehumasan serta BMN,” ujar Saefudin.

Dia memandang kegiatan ini sangat penting selain sebagai forum silaturahim juga untuk saling koordinasi dan menyamakan persepsi diantara jajaran Subbag TU se-eks Karesidenan Kedu dalam rangka menunjang tugas dan fungsi Kementerian Agama. “Terlebih saat ini semakin banyak tuntutan pekerjaan yang harus segera diselesaikan  oleh Subbag TU,” katanya.

Saefudin juga menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menginventarisir permasalahan dan kebutuhan yang sering dialami di Kantor Kementerian Agama di Sub Bagian Tata Usaha se-eks Karesidenan Kedu, utamanya tentang penyelenggaraan kegiatan/program dengan penganggarannya. Apalagi ini sudah memasuki triwulan IV Tahun 2018, yang seharusnya sudah banyak  kegiatan dan penganggaran yang sudah terlaksana.

Menurutnya Kasubbag TU adalah selaku pengendali dalam sebuah perkantoran, maju dan tidaknya sebuah perkantoran tergantung pada Kasubbag TU. Adapun dalam tatanan di lingkungan Kantor Kementerian Agama, Kasubbag TU mengendalikan bagian umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, dan kehumasan.

Sejalan dengan pemikiran Kepala Kantor, Kepala Subbag TU juga menyampaikan dalam laporannya bahwa tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk menyamakan persepsi antara jajaran subbag TU se-Eks Karesidenan Kedu dalam menginventarisir berbagai hal yang terkait guna dicarikan solusinya. Pada Rakor ini dipimpin oleh Kepala Subbag TU Kabupaten Wonosobo dengan pembahasan  tentang, Penyerapan DIPA, PTSP, Si EKA, Birokrasi dan Informasi, PAK guru dan BMH yang akan menjadi BMN.(sr/sua)