Sukseskan Bulan Data Pendis Tahun Ajaran 2021

Kota Magelang Menyambut bulan data Pendis Tahun Ajaran 2021 Seksi Pakis Kementerian Agama Kota Magelang mengadakan rakor sebagai uapaya kesiapannya. Rakor yang dipimpin oleh Kasi Pakis pada Kamis (20/05) di Mushola Asholihin Kementerian Agama Kota Magelang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), dan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kota Magelang.

Kasi Pakis Kementerian Agama Kota Magelang ketika membuka rakor tersebut mengatakan “Data adalah salah satu unsur penting dalam penentu arah kebijakan dan program kerja bagi pimpinan. Validitas data haris akurat. Pengelolaan dan penyajian data juga harus cepat. Pengarsipan data tidak boleh hanya secara konvensional saja, tetapi secara digital juga harus dilakukan.  Bulan Mei dan Juni ini ditetapkan sebagai Bulan Data Pendis Kemenag RI, kita semua bertanggung jawab dalam menyukseskannya” tegas  Fathurrohim.

Fathurrohim juga menjelaskan kepada peserta rakor mengenai teknis update data untuk Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam, yakni Ponpes, Madrasah Diniyah, dan TPQ di wilayah Kota Magelang. FKPP, FKDT dan Badko LPQ sebagai organisasi yang mewadahinya hendaknya mampu memfasilitasi dan mendukung suksesnya program update data ini. Program update data kali ini tidak berhenti pada pengarsipan print outnya namun harus ditindak lanjuti dengan entri data pada aplikasi Emis Pendis Kemenag RI.

Dwi Septiana yang menjabat sebagai pengurus FKDT Kota Magelang menyampaikan bahwa terdapat kendala dalam proses update data di emis, yaitu mengenai keterbatasan SDM yang ada. Dia juga berharap agar kegiatan layanan manajemen yang akan diselenggarakan ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mendongkrak kemampuan SDM dan pada akhirnya bisa membantu terwujudnya update data baik fisik maupun digitalnya di aplikasi Emis. Sebagai upaya pemerataan kesempatan dalam mengikuti kegiatan layanan manajemen PD Pontren tersebut, dilakukanlah pemetaan SDM pada lembaga-lembaga yang akan diundang. Diharapkan nantinya masing-masing lembaga menugaskan operatornya sehingga lebih cepat dalam menyerap materi-materi baik teori maupun ketika praktik update data. (Ismahir/HS).