Sukseskan Program BSM Tahap II dengan Dedikasi Tinggi

Boyolali – Guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penyaluran BSM Tahap II antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, BTN dan PT Pos Indonesia, maka perlu diselenggarakan sosialiasi sekaligus sebagai usaha menyampaikan persepsi dan pemahaman. Hal itu disampaikan oleh Drs. Khaeruddin, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dalam Sosialiasi Penyaluran BSM tahap II di Kabupaten Boyolali. Dengan kegiatan ini diharapkan ada perbaikan proses pelaksanaan program nasional ini (penyaluran BSM) sehingga bisa disalurkan dengan lancar. Hal ini dibutuhkan kesungguhan dan persiapan yang matang dari semua pihak yang terkait mulai dari proses pendataan yang valid dan bisa dipertanggung jawabkan bukan saja sebatas jumlah siswa sampai dengan hal-hal yang terkait dengan persyaratan pencairan dana tersebut. “Jangan sampai yang lagi terjadinya dobel nama. Data harus by name and by address”,tandasnya. Diharapkan, dengan sosialiasi ini bisa menjawab berbagai pertanyaan dan permasalahan yang muncul sehingga pada saat pelaksanaan tidak menemui hambatan.

Program nasional tersebut baik BOS maupun BSM telah bisa dirasakan manfaatnya dalam menunjang peningkatan kualitas dan prestasi madrasah sebagaimana yang telah dicapai saat ini yang patut dibanggakan. BSM dan BOS ini supaya digunakan sesuai dengan aturan yang ada serta sesuai dengan peruntukan dengan sasaran utamanya bagi siswa miskin agar tidak putus sekolah. Diharapkan kepada Kepala Madrasah untuk menempatkan BSM sebagai prioritas dan dilaksanakan dengan baik dan profesional supaya benar-benar tersalur kepada sasaran yang tepat sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Penanganan BSM sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan anggaran khususnya di lingkungan Kementerian Agama karena nilai totalnya yang sangat besar.

Kakanwil juga mengingatkan dalam bekerja sangat dibutuhkan kesungguhan, ketekunan, kecerdasan dan keihlasan khususnya dalam penyaluran BSM karena masalah BSM sebagai masalah yang rawan dan langsung disoroti baik oleh lembaga pengawas maupun oleh masyarakat secara langsung. Terlebih lagi instansi Kementerian Agama saat ini dituntut untuk selalu benar, seolah-olah tidak boleh salah. Untuk itu, Kakanwil mengumpamakan harus bisa seperti malaikat.

Meskipun ruwet, rumit, dan tidak ada honornya, mari kita laksanakan dan sukseskan program ini dengan sebaik-baiknya. Suksesnya penyaluran BSM dan BOS menjadi indikasi keberhasilan program Kementerian Agama”, himbau Kakanwil. Jika ada permasalahan agar diselesaikan dengan sebaik-baiknya sesuai prosedur yang ditentukan, apalagi sampai mengganggu proses pembelajaran.

Sosialiasi ini dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah beserta Tim, Kankemenag Kab. Boyolali, Kanwil BTN Wilayah Jawa Tengah, Kepala Cabang BTN Boyolali dan Kepala Cabang BTN Solo, diikuti oleh para Kepala Madrasah Negeri dan Swasta serta pondok pesantren penerima BOS dengan jumlah sebanyak sebanyak 237 orang di Gedung PKPN Boyolali. (fat)