Sukseskan TMMD, Kemenag libatkan unsur keagamaan

Karanganyar – Menjadi bagian dari 61 Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-94 Tahun 2015 merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar. Pasalnya pada tahun 2015 ini, TNI juga menggandeng Kementerian Agama untuk pelaksanaan TMMD yang tidak hanya membangun aspek fisik saja, melainkan menyentuh pada aspek non fisik.

Setelah mengikuti rapat koordinasi teknis (Rakornis) TMMD bersama Menteri Agama di Jakarta yang dilanjutkan rapat koordinasi dengan Pemkab dan Dandim di daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad bergerak cepat dengan mengumpulkan semua unsur keagamaan yang ada. Madrasah negeri/swasta, organisasi keagamaan, KBIH, KKG PAI SD/SMP/SMA, penyuluh agama non PNS, tokoh agama dan masih banyak lainnya diundang dalam beberapa kesempatan yang berbeda untuk berpartisipasi mensukseskan kegiatan TMMD ke-94.

Dibeberapa kesempatan yang berbeda itu, Musta’in mengatakan bahwa program TMMD yang melibatkan Kementerian Agama ini merupakan momen yang tepat bagi semua orang yang menginginkan agama menjadi unsur yang dominan di dalam masyarakat.

“Saya mengajak semua orang yang mencintai Kementerian Agama, yang cinta terhadap agamanya, yang ingin agar agama menjadi unsur yang dominan di dalam masyarakat untuk berpartisipasi secara nyata dalam program TMMD kali ini. Perannya bisa ikut dalam kegiatan TMMD yang berlangsung mulai tanggal 7-27 Mei 2015 atau bisa juga dengan memberi bantuan materiil untuk pembangunan fisik di beberapa tempat”, ucap Musta’in dihadapan tokoh agama, ketua organisasi keagamaan, kepala madrasah dan penyuluh agama non PNS.

“Orang-orang di Kementerian Agama dan yang berkecimpung dalam kegiatan agama itu sudah fasih dan pintar dalam hal mau’idatul hasanah / memberi nasehat, namun dalam hal uswatun hasanah / memberi contoh kita harus membuktikannya. Dan program TMMD antara TNI dan Kemenag ini merupakan kesempatan yang baik bagi kita untuk berdakwah melalui peran nyata / uswatun hasanah”, tambah Musta’in.

Tidak mengesampingkan pekerjaan yang lain, selama dua pekan ini fokus Kankemenag Kab. Karanganyar adalah koordinasi pelaksanaan TMMD. Pertama kali Kakankemenag mengumpulkan Kasi-kasi nya untuk berkoordinasi, dilanjutkan pertemuan dengan kepala KUA/Madrasah Negeri, kemudian mengundang organisasi keagamaan/KBIH dan yang terbaru adalah rakor antara Kemenag, Kodim dan Pemda Kabupaten Karanganyar pagi tadi, 29/04/2015. Disamping itu, dalam setiap pertemuan bersama Kepala Madrasah Swasta, Penyuluh Agama Islam Non PNS dan KKG PAI SD/SMP/SMA, Musta’in selalu mengajak partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

TMMD Reguler ke-94 yang dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar ini akan mengambil tempat di daerah tertinggal, Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang. Selain aspek fisik berupa pembangunan rumah layak huni, jembatan, gorong-gorong, renovasi masjid dan penanaman pohon, TMMD juga mengarah aspek non fisik seperti pelayanan kehidupan beragama, penyuluhan tentang paham-paham radikal, penerangan tentang ibadah haji/umroh melalui lembaga swasta dan penjelasan tentang biaya pernikahan terbaru.

Informasi terbaru yang didapat dari ketua tim TMMD Kemenag Kab. Karanganyar, Wiharso mengatakan bahwa disamping mengisi kegiatan aspek non fisik, Kemenag Kab. Karanganyar bersama semua unsur keagamaan didalamnya termasuk organisasi keagamaan dan madrasah akan memberikan bantuan fisik berupa bahan bangunan, makanan dan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan. Harapannya dengan melibatkan Kementerian Agama kali ini, nilai yang diraih pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-94 tahun 2015 adalah over prestasi. (Hadi)