Tabuhan Bedug Bupati Tandai Pembukaan MTQ Kabupaten Batang

Batang – MTQ,STQ dan MHQ tingkat Kab. Batang kali terasa sangat berbeda dengan tahun-tahun yang lalu, karena di pra acara diadakan pawai taaruf yang diikuti oleh semua kafilah dari kecamatan yang dimeriahkan dengan banyak marching band, demikian dikatakan Kasi Bimas Islam Darwanto saat ditemui disela-sela pembukaan kegiatan itu di pendopo Kabupaten Batang pada Sabtu, (13/10) .

Lebih lanjut Darwanto menjelaskan bahwa penyelenggaraan MTQ,STQ dan MHQ kali ini terdiri dari anak-anak, pelajar dan pondok pesantren yang merupakan perwakilan dari 15 kecamatan yang ada.

“MTQ pelajar ini terdiri dari dua cabang yaitu tartil dan tahfidz baik SD/MI,SMP/MTs dan SMA/SMK/MA, untuk STQ terdiri dari delapan cabang yaitu tartil,tahfidz dan tafsir Bahasa Arab, sedangkan pada MHQ di bagi pada dua cabang yaitu tahfidz 20 juz dan 30 juz, semua itu diikuti oleh peserta yang mewakili 15 kecamatan”, jelasnya.

Ketua LPTQ Kab, Batang Kudaifah dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang dibiayai oleh APBD Kab. Batang yang dilaksanakan oleh kerjasama antara Pemda dengan Kementerian Agama baik yang berada di Kabupaten maupun di KUA-KUA kecamatan.

“MTQ,STQ dan MHQ ini dibiayai oleh APBD Kab. Batang yang dilaksanakan oleh kerja sama antara pemerintah Kab. Batang dengan Kementerian Agama”, katanya.

Selain itu Kudaefah melaporkan bahwa ditahun ini kab. Batang yang mengikutkan pesertanya pada MTQ nasional di Medan Sumatra Utara berhasil meraih juara ke 2 nasional untuk cabang tafsir bahasa arab atas nama Muhammad Ahsin dari Wonotunggal, untuk itu dia berharap semoga ditahun ini kab. Batang dapat menelorkan juara-juara yang dapat mewakili Batang ditingkat yang lebih tinggi.

“Tahun ini putra dari Batang ada yang berhasil menjadi kafilah tingkat nasional dan berhasil meraih juara ke dua untuk cabang tafsir bahasa Arab atas nama Muhammad Ahsin yang merupakan prestasi  puncak kab. Batang dalam kiprahnya mengikuti MTQ tingkat nasional”, jelasnya.

Sementara itu Wihaji Bupati Kab. Batang dalam sambutan pembukaanya mengatakan bahwa dirinya merasa senang dan gembira dapat melihat,mengikuti dan bahkan membuka kegiatan ini, karena dengan menikmati lantunan-lantunan Alquran yang dibacakan itu maka dapat membuat tentram hatinya.

“Saat ini saya merasa sangat senang karena dapat melihat, mengikuti bahkan membuka kegiatan MTQ ini karena dengan menikmati lantunan-lantunan  Alquran yang dibaca maka dapat membuat tentram”, katanya.

Wihaji juga menyampaikan bahwa saat ini kita dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat, kususnya hp. Semua memakai teknologi itu tidak  anak-anak,pelajar, santri,ustadz hingga seluruh masyarakat,  bahkan ada yang tidak dapat mengendalikan hingga waktunya dihabiskan bersama hp itu. Maka dia menyerukan pada  masyarakat kab. Batang untuk mengadakan gerakan matikan hp dari jam 06.00 WIB sampai 20.00 WIB setiap hari, agar kita  terhindar dari hal-hal negatif yang akan mempengaruhinya.

“Saat ini kita dihadapkan pada perkembangan teknologi yang sangat cepat,kususnya hp, semua lapisan menggunakan dari anak-anak, pelajar, guru, santri, ustandz hingga seluruh masyarakat, bahkan hingga tidak memandang waktu, maka saya  menyerukan agar diadakan gerakan matikan hp dari jam  06.00 hingga jam 20.00 WIB setiap hari agar kita terhindar dari hal-hal negatif,” serunya.

Kemudian Wihaji mengatakan bahwa kita patut bangga karena ada satu santri dari Batang yang mendapat juara 2 tafsir Quran bahasa Inggris dalam ajang MTQ Tingkat Nasional ditahun ini, maka dirinya berharap  kali ini juga akan akan dapat menelorkan juara-juara  baru yang dapat berkiprah ditingkat yang lebih tinggi hingga nasional. (Zy/rf)