Tahun Depan Diharapkan Seluruh MA dan MTs Laksanakan UNBK

Pemalang – Tidak lama lagi madrasah akan menyelenggarakan ujian yang diawali dengan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) bagi peserta didik kelas XII Madrasah Aliyah (MA) dan peserta didik kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs).  Sementara untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) akan menyelenggarakan Ujian Akhir Madrasah Bersama Daerah (UAMBD) bagi peserta didik kelas VI.

Untuk itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) mengadakan sosialisasi UAMBN pada MA dan sosialisasi UAMBD pada MI tahun pelajaran 2017/2018. Sosialisasi diselenggarakan di Hotel Winner Pemalang, Rabu (21/03).

Sosialisasi UAMBN pada MA diikuti oleh 42 peserta terdiri dari Pengawas MA, Kepala MA, dan Panitia UAMBN. Sementara sosialisasi UAMBD pada MI diikuti oleh 101 peserta terdiri dari Pengawas MI, Kepala MI, dan Panitia UAMBD pada MIN.

Saat menyampaikan materi di sosialisasi UAMBN, Kepala Kankemenag Kabupaten Pemalang, Taufik Rahman meminta Kepala madrasah untuk menyiapkan fasilitas UAMBN dengan baik. Terlebih di Kabupaten Pemalang, seluruh MA akan melaksanakan UAMBN Berbasis Komputer.

"Kepala madrasah harus menyiapkan fasilitas UAMBN-BK dengan baik. Diharapkan pada tahun ajaran 2018/2019 seluruh MA dan MTs harus siap melaksanakan UNBK dan UAMBN-BK. Dengan ujian berbasis komputer akan mendorong dan melatih siswa menguasai teknologi informasi," jelas Taufik.

Ujian akhir madrasah merupakan kegiatan tahunan, karenanya Taufik meminta penyelenggara tidak usah panik. Madrasah harus hebat dan bermartabat. Madrasah harus menjadi lembaga pendidikan yang baik. Hebat berindikasi pada peningkatan performa madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan yang penuh prestasi.

"Madrasah bermartabat berarti hebat yang diperoleh melalui cara-cara yang jujur dan bermartabat dan dengan cara yang berakhakul karimah dengan menerapkan lima prinsip kerja yakni kerja keras, kerja tuntas, kerja cerdas, kerja berkualitas, dan kerja ikhlas," katanya.

UAMBN tingkat MA akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Maret sampai dengan 31 Maret 2018. Sementara UAMBD tingkat MI akan dilaksanakan mulai tanggal 16 April sampai dengan 19 April 2018.

Agar pelaksanaan ujian bisa berjalan baik, Taufik berjanji akan mencairkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sebelum pelaksanaan ujian. Namun, Taufik mengingatkan agar dana BOS bisa dipergunakan sesuai aturan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Mengakhiri materi, dia mengajak seluruh peserta untuk menyukseskan pelaksanaan UAMBN dan UN. "Mari kita sukseskan UAMBN dan UN," pungkasnya. (fi/rf)