Tanggung Jawab Guru Madrasah Semakin Berat

Kebumen-Kepala Kanwil Provinsi Jawa Tengah Farhani dalam kunjungannya di Kabupaten Kebumen menghadiri kegiatan pembinaan mental dan silaturahim jajaran K3M MTs se Kabupaten Kebumen, kamis (20/7). Kegiatan yang dihadiri lebih dari 100 guru MTs Ngeri dan swasta mengambil tempat pelaksanaan di Hotel Grafika Gombong.

Dalam sambutannya, Farhani mengatakan bahwa saat ini peserta didik pada Madrasah tiap tahun semakin meningkat, artinya masyarakat sekarang sudah mulai mempercayakan putra putri mereka di didik pada Madrasah. “Madrasah saat ini sudah digandrungi masyarakat,” tukasnya.

Menurut Informasi ketua panitia kegiatan Moh Iskandar yang juga Kepala MTsN Kebumen 1, saat ini jumlah siswa MTs seluruh Kebumen termasuk swasta adalah sebanyak 18.425 siswa.

Farhani mengatakan tanggung  jawab pendidikan pada guru Madrasah semakin berat. “Karena saat ini kita hidup di jaman global yang ditandai dengan meningkatnya teknologi, pergaulan bebas, dan degradasi moral,”paparnya

Dia menambahkan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan harus sensitif, oleh karena itu tugas dan tanggung jawab pendidikan saat ini ada pada guru Madrasah.

Kakanwil Farhani juga menambahkan, dulu Kementerian Agama di cap oleh sebagian masyarakat sebagai Kementerian yang miskin, namun saat ini pemerintah memberikan anggaran 60 trilyun rupiah lebih kepada Kemenag. “Dan merupakan anggaran terbesar dari semua Kementerian,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Menteri Agama mempunyai kebijakan yang mendukung pada pendidikan, dengan diperuntukannya 85% dari anggaran Kementerian agama untuk pendidikan. “Dulu tidak ada laboratorium, perpustakaan, tunjangan profesi, sekarang sudah ada semua,” tandasnya.

“Sekarang tinggal apa yang bisa kita berikan kepada madrasah atas perhatian dari pemerintah tersebut,” pungkasnya.(pt/Af)