Tangkal radikalisme dengan LDK

Wonogiri – OSIS sebagai organisasi formal di madrasah merupakan wadah yang menampung kreativitas dan aktivitas peserta didik / siswa. Atas dasar tersebut, maka perlu adanya sebuah usaha untuk mengembangkan potensi dan kreativitas anggotanya. Salah satu peran OSIS dalam mewujudkan fungsinya itu ialah mengadakan pengkaderan agar dapat menghindari terjadinya lost generation serta membentengi dali pengaruh aliran-aliran sesat.

Mengingat masa remaja merupakan masa yang sangat rentan terhadap pengaruh dari luar, termasuk pengaruh dan propaganda tentang radikalisme yang memberikan iming-iming jihad dan surga sehingga perlu menanamkan jiwa cinta tanah air atau ukhuwah wathoniyah.

Pengkaderan yang dilaksanakan oleh OSIS di madrasah dilaksanakan dalam bentuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Melalui kegiatan ini diharapkan calon pengurus OSIS yang akan datang memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi terhadap organisasi yang dinaunginya, untuk mewujudkan siswa dengan pemahaman Islam rahmatan lil ‘alamin tema ‘Menggali Potensi Menuju Citra Diri Berkarakter Islami, Berprestasi dan Mandiri’

Kegiatan tersebut dilaksanakan baru saja oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Wonogiri, Sabtu – Minggu (09-10/01) bertempat di MTsN setempat yang diikuti pengurus OSIS maupun perwakilan pengurus kelas.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari anggota Koramil Wonogiri dan guru madrasah yang berkompeten di bidang LDK. Adapun materi meliputi : Peraturan baris berbaris (PBB), tata upacara sekolah (TUS), kepemimpinan, struktur organisasi OSIS, penyusunan proposal kegiatan, AMT, pembekalan mental keimanan dan ketaqwaan dan program kerja OSIS.

Menurut Kepala MTsN 1 Wonogiri, Sunar tujuan kegiatan meliputi untuk membentuk jiwa pengurus OSIS dan pengurus kelas yang tanggap, tangguh dan trengginas, serta memiliki iman dan taqwa serta memiliki bekal pengetahuan kepemimpinan dan kemandirian saat menghadapi masalah dan penyelesaiannya.

Sedangkan Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Wonogiri, Ahmad Farid menekankan bahwa kegiatan LDK adalah siswa diharapkan mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin, menanamkan sikap mandiri, tanggung jawab dan rasa memiliki yang kuat sebagai calon pemimpin dan anggota masyarakat serta memberikan landasan dan filter kepada peserta didik agar tidak mudah ikut-ikutan pada aliran/faham yang radikal dan tidak jelas.

Para siswa Madrasah juga harus diasah kemampuan berorganisasi, administrasi, motivasi serta latihan mengasah keterampilan melalui kegiatan-kegiatan LDK sekaligus mengolah mental, fisik dan rohani. (Mursyid _ Heri/gt)