Tari Merak dan Tari Legong Semarakkan HUT MTs N 2 Banjarnegara ke-26

Banjarnegara – Kamis, (25/11) Penampilan peserta didik kelas VIII MTs Negeri 2 Banjarnegara dalam persembahan tari Merak dan tari Legong menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun MTs Negeri 2 Banjarnegara yang ke-26. Di panggung yang di setting sedemikian rupa, para penari tampil menawan.

Gerakan yang terstruktur secara baik, rapi, dan indah serta kostum yang menarik dari para penari Merak dan tari Legong berhasil menarik perhatian penonton termasuk Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Slamet Wahyudi.

Tari Merak tampil terlebih dahulu di tengah-tengah acara, menghibur tamu undangan dari berbagai instansi. “Saya merasa terpesona menyaksikan anak-anak mempersembahkan tari merak. Mereka masih belia namun dapat membawakannya dengan sempurna, apalagi dengan mengenakan kostum menarik yang membuat saya merasa terhibur tak ingin memejamkan mata.” jelas Ika Indah Permata Putri salah satu tamu undangan dari Bank Surya Yudha saat ditemui di ruang tamu setelah acara usai.

Alviana Maysaroh (VIII H), Alifah Hesti Deviana (VIII C), Ngirli Fitriana (VIII H), dan Refi Pribafita (VIII B) mereka adalah para peserta didik yang dinilai dan dipercaya mampu untuk mempersembahan tari Merak oleh pembina tari yaitu Ruswati Yani.

“Banyak peserta didik yang berpotensi dalam mempersembahkan tari-tarian. Namun Saya harus memilih dan inilah pilihan Saya. Alhamdulillah Saya tidak salah memilih. Mereka dapat mempersembahkan tari merak dengan baik,” ungkapnya saat ditemui di ruang guru.

Dipenghujung acara tari Legong dipersembahkan. Tari Legong ini dipersembahkan oleh dua peserta didik dari kelas VIII yaitu Refi Pribafita (VIII B) dan Maya Widi Astuti (VIII F).

Legong merupakan sekelompok tarian klasik Bali yang memiliki pembendaharaan gerak yang sangat kompleks yang terikat dengan struktur tabuh pengiring yang konon merupakan pengaruh dari gambuh.

“Saya memilih tari Legong karena terinspirasi saat study tour ke Bali. Di sana Saya melihat pertunjukan Barong dan di situ ada tari Legong. Dari situlah muncul ide untuk menerapkannya di Metrobara. Ini terkait juga dengan materi tari nusantara.” pungkas Ruswati Yani selaku pembina tari MTs Negeri 2 Banjarnegara. (ry/swp/ak/rf)