Tarian Siswa Madrasah Pukau Istri Bupati

Sukoharjo – Berbagai unsur masyarakat mulai dari siswa berbagai sekolah di Kecamaatan Weru, unsur pejabat dari tingkat desa dan kecamatan juga dari pejabat Kabupaten Sukoharjo berkumpul untuk menghadiri acara penutupan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II yang dilaksanakan oleh Kodim 072/ Sukoharjo pada Rabu (02/08) di Lapangan Desa Grogol Kecamatan Weru.

Istri Bupati Sukoharjo, Ety Wardoyo Wijaya, yang hadir ke acara tersebut begitu antusias melihat acara yang dikemas begitu menarik dan melibatkan siswa-siswi dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri Grogol Weru yang menyajikan Tari Kolosal berupa tari “Kreasi Baru Identitas Jawa tengah”. Lebih kurang 100 siswa-siswi dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ety Wardoyo terlihat sangat antusias dan menikmati betul gerakan anak-anak yang melenggak-lenggok di depan tamu undangan. Bahkan, setelah tarian selesai Ety menyuruh ajudannya menyampaikan keinginannya untuk berfoto bersama dengan semua siswa yang tergabung dalam kelompok Tari ‘Alunan Alam’ MIN Grogol tersebut seusainya rangkaian kegiatan.

Secara terpisah, Kepala MIN Grogol Weru Widodo, yang tengah mengikuti Lomba Guru berprestasi di Semarang dalam sambungan telepon menyampaikan bahwa tujuan menampilkan siswanya pada kegiatan tersebut disamping sebagai sarana berlatih dan belajar juga untuk menyampaikan pesan ke masyarakat dan pejabat semuanya bahwa siswa madrasah juga punya kemampuan yang baik dalam seni tari dan bahwa Madrasah juga turut andil dalam setiap acara yang dilaksanakan oleh masyarakat ataupun instansi baik negeri ataupun kemasyarakatan.

“Siswa Madrasah mampu berperan aktif dalam kegiatan di masyarakat dan memiliki keterampilan yang mumpuni apalagi di bidang seni, ini harus kita tunjukkan,” pesan Widodo.

Pada penutupan TMMD yang mengambil Tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Menjaga Keutuhan NKRI” tersebut, Bupati Sukoharjo menyampaikan pesannya yang dibacakan oleh Pegawai dari Setda, Purwadi.

Bupati menyampaikan pesan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran yang berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. TMMD bukan semata membangunkan sarana fisik bagi masyarakat desa. Tetapi dalam TMMD juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman yang sedang dan akan dihadapi. Lebih lanjut Bupati mengingatkan untuk tetap melanjutkan karya bakti dan pengabdian, bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat.(Kaab/Djp/Wul)