Tarling Putaran Pertama Forkopimda Karanganyar

Karanganyar – Geliat kegiatan keagamaan di Bumi Intanpari semakin kentara memasuki bulan suci Ramadhan 1439 H / 2018 M. Hal ini terlihat pada kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) perdana oleh Forkopimda Kabupaten Karanganyar Senin, 21 Mei 2018 di wilayah Kecamatan Colomadu.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pjs. Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo ini diawali dengan buka bersama di Balai Desa Tohudan, kemudian dilanjutkan dengan sholat Isya dan Tarawih di masjid Jami' Tohudan. Tarling ini diikuti seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Karanganyar, BUMD, Ormas Islam dan tentunya Kementerian Agama sebagai motor penggerak kegiatan keagamaan

Bertindak sebagai Imam dan Khotib, Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar H. Musta'in Ahmad. Dalam kultumnya, Kepala Kemenag mengajak masyarakat untuk hidup sederhana.

“Hidup itu sederhana, robbana atina fidunya khasanah, wa filakhiroti khasanah”, ungkap Musta'in mengawali tausiyahnya.

“Kehidupan kita laksana bahtera dilautan dunia menuju pantai akherat. Bagaimana kita mengendalikan, mengusahakan dan mengarunginya agar tujuan hidup kita sampai dipantai akherat (surga), atau mungkin akan kandas dihantam ombak dan badai jika kita tidak bisa mengendalikan diri,” tambahnya.

Puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan haus saja, tetapi tujuan akhir dari ibadah puasa adalah menghantarkan manusia kepada derajat tertinggi yaitu muttaqin (taqwa). “Filosofi jawa mengatakan golek (mencari) sandang pangan, bukan sebaliknya golek (mencari) pangan sandang, “kata Musta'in.

“Manusia itu kebutuhan utamanya bukan makan tetapi sandang atau pakaian. Lapar ngga apa-apa yang penting berpakaian,” imbuhnya.

Senada dengan Kepala Kemenag, Pjs Bupati Karanganyar mengatakan bahwa budaya orang jawa sungguh luhur. “Warga Karanganyar itu piyayine halus”, ungkap Prijo. “Masyarakat Karanganyar yang sudah baik, kondusif ini agar selalu dijaga sehingga harapan Karanganyar semakin maju, sehat dan cerdas,” tutupnya. (sri-hd/Wul)