Tasyakuran Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec Kaliwungu

Kudus – (27/11), Kemenag Kudus adakan acara tasyakuran Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec. Kaliwungu. Sebelumnya, tadi malam KUA Kec. Kaliwungu juga mengadakan acara wanakipan dan sholawatan sebagai ungkapan rasa syukur dengan selesainya pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji ini. Dan pada pagi hari ini dilanjutan dengan tasyakuran awal menempati gedung yang baru ini.

Pembangunan gedung ini menggunakan anggaran DIPA SBSN, yang menelan biaya 1.002.226,00.

Saat acara tasyakuran dihadiri oleh segenap MUSPIKA Kec Kaliwungu dan aparat desa serta tokoh masyarakat Kec Kaliwungu. Acara dikemas dengan sederhana diawali dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus dan diakhiri dengan doa sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kelancaran dan kemudahan proses awal hingga akhir pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji ini.

Dalam sambutan arahannya, Noor Badi menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap anggota Muspika Kec Kaliwungu yang telah meluangkan waktunya untuk turut hadir memenuhi undangan dari kami. Karena peran lintas sektoral juga sangat penting dalam ikut serta mendukung KEMENAG melaksanakan TUSInya.

Beliau juga menuturkan dengan adanya prasarana dan sarana berupa gedung yang baru ini, kedepannya pelayanan hendaknya semakin optimal khusunya pelayanan nikah dan ibadah haji kepada masyarakat di Kec Kaliwungu ini. Kita semua sebagai ASN Kementerian Agama harus dan wajib melaksanakan indikator-indikator dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Diantaranya meliputi: 1.peningkatan etos kerja, 2, peningkatan produktivitas kerja dan 3. Peningkatan kerja sama yang harmonis dengan lintas sektoral dan lingkungan sekitar.

Oleh sebab itu, KUA sebagai tangan panjang KEMENAG karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, tidak hanya melayani urusan pernikahan saja namun juga harus bisa mendukung program-program lintas sektoral. Sehingga perlu adanya komunikasi, konsultasi dan koordinasi yang baik dan saling mendukung dengan aparat MUSPIKA lainnya.

Dan selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan 3 S yaitu Senyum…..Salam….dan Sapa, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan nyaman, senang dan akhirnya indikator kepuasan masyarakat dapat tercapai.

Terakhir jangan lupa untuk terus bersyukur dan bekerja dengan baik serta rawat, jaga dan pelihara kebersihan dan keindahan gedung ini, tuturnya,   (Eti/bd)