Taufick Kembali Pimpin FKUB Kabupaten Cilacap Periode 2018-2023

Cilacap – Mohammad Taufick Hidayatulloh untuk ke sekian kalinya kembali terpilih sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cilacap. Keputusan ini berdasarkan suara bulat pengurus FKUB Kabupaten Cilacap dalam kegiatan rapat reorgananisasi pada Jum’at (27/4) di Ruang Rapat Kankemenag Cilacap.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Jasmin dalam sambutannya mengatakan, reorganisasi FKUB sangat penting untuk bahan evaluasi. Kerukunan umat beragama merupakan modal pokok yang utama untuk menyukseskan seluruh program pembangunan. Meskipun evaluasi program sudah dilaksanakan tiap tahun, secara organisasi juga harus dievaluasi.

“Evaluasi kepengurusan sangat penting untuk meningkatkan kualitas kinerja FKUB di masyarakat. Karenanya, saya berharap melalui kegiatan reorganisasi ini, semangat kerja pengurus akan semakin besar. Dengan semangat, maka akan dapat menimbulkan kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi seluruh persoalan yang ada. Untuk itu, saya mohon reorganisasi ini dapat berlangsung dengan baik, sehingga harapan kita semua menuju kerukunan umat beragama yang makin berkualitas dapat terwujud,”katanya.

Sementara itu, Ketua terpilih dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya dia tidak berharap akan dipilih kembali menjadi ketua. Meskipun begitu, pihaknya akan berusaha melaksanakan apa yang menjadi keputusan bersama dengan baik. Keputusan rapat pengurus merupakan amanah umat yang mesti dijunjung tinggi. Hal ini mengingat kerukunan umat beragama adalah kebutuhan untuk semua umat.

“Karena saya dipercaya menjadi ketua lagi, saya akan berusaha mengemban amanah ini dengan baik. Program-program yang sudah berjalan dan sudah baik akan kami teruskan dan tingkatkan. Sedangkan program yang belum berjalan akan kami evaluasi untuk mencari formula terbaik demi terwujudnya kualitas kerukuman umat beragama yang betul-betul solid,”ungkapnya.

Disampaikan lebih lanjut bahwa, selama tiga tahun terakhir, kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Cilacap terjaga dengan baik. Hal ini salah satunya diindikasikan oleh nihilnya pengaduan masyarakat tentang masalah kerukunan. Kondisi tersebut menurutnya sebagai salah satu hasil positif dari telah terbentuknya pengurus FKUB hingga kecamatan.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa, baru Cilacap yang telah memiliki pengurus hingga tingkat kecamatan. Karenanya, pengurus dari kabupaten lain dalam waktu dekat akan belajar kepada kita. Salah satunya adalah tentang mekanisme pembentukan pengurus di tingkat kecamatan,’”pungkasnya.(On/bd)