Terhalang Awan, Hilal Belum Terlihat dari Bukit Sukuh Karanganyar

Karanganyar – Awan tebal yang menyelimuti cakrawala membuat hilal tidak terlihat dari Bukit Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (14/06). Hal tersebut disampaikan oleh tim rukyatul hilal yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar sekitar pukul 18.00 WIB.

Kepala Kemenag, H. Musta’in Ahmad mengatakan bahwa awan mendung yang menghiasi langit adalah masalah klasik dalam mengamati hilal. Namun demikian pihaknya akan terus berusaha melakukan pengamatan di lokasi terbaik untuk melakukan rukyatul hilal.

“Kita tidak menyerah untuk itu dan akan berusaha. Insya Allah, ada kesempatan menemukan hilal di tempat ini,” kata Musta’in Ahmad.

Dari pantauan tim humas Kemenag Karanganyar, cuaca berawan dan berkabut di Ngargoyoso sudah terlihat sejak pukul 15.00 WIB. Hal ini menjadi mahfum karena Ngargoyoso berada di kaki gunung Lawu Karanganyar.

Sebelumnya, Kepala Kemenag menyampaikan dalam sambutannya bahwa Bukit Sukuh dipilih menjadi tempat pengamatan hilal karena memang sudah diteliti oleh Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Karanganyar sebagai tempat terbaik untuk pengamatan hilal. Penentuan ini juga dikuatkan oleh ahli falakiyah dari NU Jawa Timur, Ust. Joko Budiyanto.

“Bukit sukuh disebut oleh tim dari Kementerian Agama sebagai Best Location Rukyatul Hilal karena tempatnya yang sangat strategis. Bahkan dalam kondisi langit yang baik, hilal masih dapat terlihat dibawah satu derajad,” jelas Musta’in.

Pelaksanaan Rukyatul Hilal turut dihadiri oleh Ketua MUI Karanganyar, KH. Zaiduddin, Kasubbag TU/Kasi/Penyelenggara, Forkompimcam Ngargoyoso, Kepala KUA, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Karanganyar. (ida-hd/Wul)