Tes Petugas Haji 2019 Memasuki Ujian Kompetensi Tahap I

Banjarnegara – Sesuai jadwal rekrutmen petugas haji 1440 H/ 2019 M untuk Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara yang dibuka 14-20 Februari 2019 berupa pendaftaran peserta, dan yang berghasil lolos administrasi  hari ini Senin (25/02) mengikuti Tes Kompetensi Tahap I (tingkat kabupaten).

Ujian di laksanakan di Aula Masjid Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Banjarnegara, mulai pukul 08.00 WIB, dimana sebelumnya panita mengambil materi soal langsung ke Purwokerto dini hari pukul 03.00 WIB, dan di bawa ke Kankemenag.

Ucapan selamat datang dan terima kasih disampaikan Ketua Panitia H. Muhammad Syafi`. Karena dengan adanya partisipasi yang mendaftar meringankan amanah panitia juga pelayanan calon jamaah haji bisa diakomidir dari petugas wilayah sendiri.

Proses rekrutmen awal tercatat 14 calon petugas haji yang mendaftar. Setelah selesai seleksi administrasi, terverifikasi 12 calon lolos (8 TPHI, 4 TPHI). “Alhamdulillah jumlah tersebut memenuhi kuota minimal menuju Tes Kompetensi Tahap II di Kanwil pada tanggal 5 Maret mendatang”, ungkapnya.

Pelaksanaan ujian Tahap I kali berbeda dengan tidak adanya ujian wawancara, jadi hanya bentuk ujian tulis kompetensi. Terkait proses rekrutmen tingkat kabupaten, disampaikan bahwa telah dilaksanakan dengan proses yang tertib,  tertata,  berjenjang dan dipertanggung jawabkan secara hukum hasilnya sesuai aturan yang berlaku, tukasnya.

Ujian kompetensi kali ini sebagai salah seleksi mendapatkan petugas haji untuk melayani haji mulai dari tanah air, saat di tanah suci, sampai dengan pulang dari ibadah haji. Untuk banjarnegara tahun 2019 ini membutuhkan 2 TPHI (Tim Pemandu Ibadah Haji) dan 2 TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), tambahnya.

“Semoga calon petugas haji bisa mengerjakan soal dengan baik. Adapaun hasil yang lolos melalui tes kompetensi kali ini untuk diterima dengan kelapangan,” ucap Kakankemenag H. Masdiro saat sambutan singkatnya.

Sebelum ujian di mulai prosesi penyerahan soal dari Kakankemenag kepada Panitia, dilanjutkan pembacaran tata tertib ujian untuk dipedomani. Proses pembukaan materi soal yang dalam kondisi tersegel, pembukaan segel, perhitungan dan pembagian materi uijian terlaksana dengan baik dan disaksikan peserta ujian.(Nangim/rf)