Tidak Lagi di Bandara, Perekaman Sidik Jari Kini di Asrama

Boyolali – Jamaah calon haji Kabupaten Pemalang yang berada pada kloter SOC-10 Jumat dini hari nanti (20/7) akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Jamaah akan diberangkatkan dari Embarkasi Adi Soemarmo pada jam 1.45 WIB dengan nomor penerbangan GIA 6103.

Kloter SOC-10 merupakan kloter gabungan antara jamaah dari Kota Tegal dengan Kabupaten Pemalang. Jumlah jamaah calon haji kloter SOC-10 dari Kabupaten Pemalang sebanyak 104 orang.
Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Mulai tahun ini, setiap jamaah calon haji yang akan meninggalkan Asrama Haji Donohudan menuju bandara wajib merekam sidik jari dan verifikasi data biometrik. Adapun perekaman dan verifikasi dilaksanakan di gedung Muzdalifah.

Menurut keterangan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Kabupaten Pemalang M. Husin, perekaman sidik jari dan verifikasi data biometrik tahun lalu masih dilaksanakan di bandara.

“Di musim haji tahun 2017, perekaman sidik jari dan verifikasi data biometri masih dilakukan di Bandara Adi Soemarmo. Dan pada musim haji kali ini dilaksanakan di asrama haji. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dan mengurangi lamanya waktu antri di bandara,” terang M. Husin saat memantau perekaman jamaah kloter SOC-10 di gedung Muzdalifah.

Pukul 22.15 WIB, jamaah terlihat mulai mengantri memasuki gedung Muzdalifah. Satu per satu jamaah yang telah memasuki gedung Muzdalifah akan direkam sidik jari dan verifikasi data biometrik. Menurut keterangan satgas haji, ada 20 unit alat perekaman yang dioperasikan oleh seorang petugas yang siap melayani jamaah. Proses perekaman turut dipantau oleh satu orang petugas dari Arab Saudi. (fi/rf)