Tindaklanjuti Arahan Kanwil dan Gubernur, Kankemenag Wonosobo Gelar Apel Hari Kebangkitan Nasional Dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Wonosobo – Sejak tahun 1969, tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang kerap di singkat dengan Harkitnas. Hari tersebut dicetuskan untuk memperingati peristiwa kebangkitan bangs Indonesia yang dimulai pada periode paruh pertama abad ke 20 yang ditengarai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 dan Ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Selanjutnya menggelorakan kembali semangat Kebangkitan Nasional, Kakanwil Kemenag Jateng Mustain Ahmad, melalui video singkatnya menghimbau kepada seluruh jajaran Kankemenag se Jawa Tengah untuk menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara serentak pada pukul 10.00 WIB. Didalam video tersebut Mustain menyampaikan kepada Takmir Masjid maupun Mushola untuk mengingatkan warga melalui pengeras suara untuk hal tersebut, “dan saya mohon berkenan takmir-takmir masjid melalui pengeras suara masjid, jam 09.55 wib lima menit sebelum jam 10.00 wib kita ingatkan lingkungan kita agar kita bisa membangun semangat kebersamaan, semangat kebangsaan ini dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,” jelas Mustain dalam Video.

Diakhir video, Mustain, berharap semoga Indonesia Bangkit dalam semangat Boedi Oetomo, semangat Akhlaqul Karimah.

Menanggapi Video yang beredar melalui jejaring maya tersebut, Kakankemenag Kab. Wonosobo lantas menginstruksikan kepada Jajarannya untuk mengikuti Apel singkat di Halaman Kankemenag Kab. Wonosobo dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Apel berlangsung pada pukul 10.00 wib diikuti oleh Kakankemenag Kab. Wonosobo, Kasubbag TU, Kasi/Gara dan ASN serta peserta Prakerin dari SMK 2 Wonosobo. Adapun durasi pelaksanaan apel yakni kurang lebih selama Sepuluh Menit terdiri dari persiapan barisan, menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri dan pembubaran.

Tampak saat apel berlangsung barisan dibuat jarak masing-masing ASN sejauh dua meter dan mengenakan Masker dan tidak terjadi sentuhan fisik.

Usai apel berlangsung Kakankemenag Kab. Wonosobo saat ditemui diruangnnya mengatakan, Apel dibawah sengatan matahari pukul 10.00 wib merupakan salah satu bentuk refleksi diri memperingati hari Kebangkitan Nasional, “dimasa pandemi seperti ini peringatan semacam ini hanya bisa kita lakukan sederhana tanpa mengundang banyak masa. Dengan demikian meskipun ditengan pandemic semangat kebangkitan Nasional tetap digelorakan dan pencegahan penularan virus tidak diabaikan,” katanya.

Ia berharap dengan semangat Boedi Oetomo dan Hari Kebangkitan, seluruh ASN dan Kankemenag Kab. Wonosobo semakin baik dalam hal pelayanan kepada masyakarat dan saling meningkatkan kompetensi dan integritas diri untuk pengabdian. Ps-ws