Tingkatkan Kualitas Guru Agama Budha Kemenag Salatiga Gelar Pembinaan

Salatiga – Kementerian Agama sebagai leading sector pembinaan guru agama senantiasa peduli terhadap peningkatan kualitas guru agama, baik peningkatan kualitas pengetahuan maupun kesejahteraan. Ini adalah tahun pertama pembinaan guru agama budha dan diharapkan akan tetap berlanjut sehingga seluruh guru agama budha mendapatkan pembinaan serupa kata, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga pada Pembinaan Guru Agama Budha se-Kota Salatiga

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, menambahkan “mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Penyelenggara Bimas Buddha tersebut. Ditambahkannya kegiatan yang dilaksanakan tersebut sejalan dengan Misi Kementerian Agama,”tambah Fahrudin

Pembinaan Guru Agama Budha yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga melalui Penyelenggara Bimas Buddha, diikuti  20 peserta yang terdiri dari Guru Agama di sekolah dan Guru Sekolah Minggu di Vihara tersebut dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Salatiga, Senin (05/11).

“ Kegiatan ini  dilaksanakan untuk meningkatkan SDM guru agama budha dalam mengajar dan membimbing para pelajar disekolah masing-masing. Sebagai guru agama harus dapat menjadi contoh dan teladan bagi siswa karena guru agama merupakan ujung tombak dalam mendidik generasi bangsa,” ujar Fahrudin.

Tambah Fahrudin,  peran guru sangat menentukan kemajuan generasi bangsa saat ini,”Guru itu luar biasa, Indonesia ada, aman dan  maju, faktor utamanya guru” tegasnya.

Dijelaskan pula negara aman tergantung guru, bagaimana guru mencetak generasi penerus bangsa khususnya bagi guru pendidikan agama, semua guru mengajarkan kasih sayang, jadi sudah seharusnya menjadi guru pendidikan agama harus mengenalkan dan mengajarkan kasih sayang kepada semua murid. Tugas guru bukan hanya mengajar melainkan harus mendidik siswa, sehingga dapat merubah pribadi setiap siswa agar menjadi lebih baik, pungkas Fahrudin.

Pembinaan Guru Agama Budha yang diselenggarakan sehari ini menghadirkan tiga narasumber yaitu Kakan Kemenag, Fahrudin, Kasubbag TU, Muhammad Soleh Mubin dan Penyelenggara Bimas Budha, Dwi Kuncoro (KK/Mnc)