Tingkatkan Pemahaman Moderasi Beragama, GPAI Kota Magelang Ikuti PDWK

Kota Magelang – Selama selama 6 hari kerja kedepan, sejumlah 40 orang GPAI dari jenjang  SD, SMP, SMA dan SMK di Kota Magelang akan mengikuti Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) yang selenggarakan oleh BDK Semarang. Kegiatan ini di selenggarakan di Aula MA Al Iman Jl. Tentara Pelajar No. 27 Kemirirejo  Magelang Tengah  Kota Magelang sejak hari ini (Senin, 27/09).

Mengawali sambutannya, Suyatno Widyaiswara Ahli Madya mewakili kepala BDK Semarang selain mengucapkan terimaksih atas bantuan dan kerjasama yang telah diberikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Magelang dalam penyelenggaraan kegiaan ini, beliau juga berpesan agar para peserta PDWK tidak hanya sekedar melaksanakan tugas semata, akan tetapi juga harus bertekad kuat untuk memperoleh tambahan ilmu untuk diterapkan guna mendukung tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik.   

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang berkenan pagi ini membuka secara resmi kegiatan PDWK bagi Guru Pendidikan Agama Islam Kota Magelang. Dalam sambutannya mengatakan “ PDWK merupakan salah satu program kementerian agama dalam upayanya meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di jajarannya. Saya berharap para GPAI di Kota Magelang mampu memanfaatkan secara optimal kesempatan yang sangat baik ini. Setelah selama lebih dari 1 tahun kegiatan tatap muka seperti ini terhenti karena pandemi Covid 19, tentunya hal ini menjadi penyegaran dalam kegiatan pendalaman untuk materi Pendidikan Agama Islam” tutur Sofia Nur.

Pada kesemapatan yang sama, sebagai pemateri yang bertema Strategi Pencegahan Radikalisme, Terorisme Dan Intoleran di Kota Magelang, Sofia Nur berpesan ”Kini, GPAI dituntut untuk memahami tentang apa itu paham radikalisme atau terorisme beserta bagaimana pencegahannya. GPAI harus bersinergi dan berupaya mencegah munculnya paham-paham radikal dalam pengamalan ajaran agama. Paham Radikal kanan, tidak boleh berkembang di negara ini, karena bangsa ini adalah bangsa yang multikultural”.

“Generasi muda adalah bagian dari elemen penting dalam menjaga merebaknya paham radikalisme dan terorisme, mengingat generasi adalah pengguna aktif dari berbagai media sosial. GPAI Kota Magelang harus mendidik agar generasi muda menjadi garda terdepan dalam membendung menjalarnya paham radikalisme yang kini berkembang dengan pesat melalui media sosial” imbuh Sofia.

PDWK yang akan berlangsung sepekan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir para GPAI Kota Magelang dalam perannya membumikan moderasi beragama bagi peserta didiknya, sebagai langkah pencegahan terhadap merebaknya paham radikalisme dan terorisme yang tengah gencar di kampanyekan oleh kementerian agama. (Ismahir/Hari).