Torehan Prestasi Madrasah di Grobogan Membanggakan

Grobogan – Prestasi madrasah di Kabupaten Grobogan akhir-akhir ini sangat membanggakan. Dalam seleksi dan lomba yang diselenggarakan baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, siswa madrasah dari kabupaten yang dikenal dengan masyarakatnya mayoritas abangan ini mampu unjuk gigi dan menampilkan potensi terbaiknya.

Suminto, siswa MA Plus Al Hidayah yang juga nyantri di Pondok Pesantren Al Hidayah pada Oktober 2016 mampu meraih emas dalam lomba lompat jauh dalam Pekan Olahraga dan Seni Nasional (POSPENAS) antar Pondok Pesantren VII yang diselenggarakan di Banten Jawa Barat.

Muhammad Kharis dan Kholifatul Mukhoibibah, siswa MTsN Jeketro berhasil memperoleh Juara I dan II dalam lomba Pidato Bahasa Arab dan Olimpiade IPA yang diselenggarakan oleh MAN 1 Semarang dalam merayakan hari ulang tahunnya yang ke-38 pada Maret 2016. Masih dari MTsN Jeketro, Agus Prasetyo pada cabang Matermatika dan Fadhila Fitra Melati pada cabang IPA berhasil memboyong medali emas dalam Olimpiade Matematika dan Sain yang diselenggarakan oleh MAN Demak dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya ke-21 yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2016 yang lalu.

MAN Purwodadi dengan organisasi ektrakulikulernya Komando Pengibar Bendera (Kopbara), selain sering berprestasi di daerahnya, pada tahun 2016 dapat meraih Juara Kedua dalam kegiatan Arena Ajang Baris Berbaris (AGRARIS) yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 1 Semarang dan mampu menjadi Juara Pertama dalam Tata Upacara Pramuka yang diselenggarakan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Baru-baru ini, MA YPI Klambu dengan PMR-nya mampu memperoleh Juara I dalam Lomba Perawatan Kedaruratan di Rumah dan Juara III Lomba Kampanye Donor Darah dalam Lomba PMR Wira Se-Jawa Tengah pada kegiatan Youth Volunteer Competition yang diselenggarakan Universitas PGRI Semarang, Minggu (26/02).

Dalam acara dua tahunan yang mengambil tema meningkatkan jiwa kemanusiaan dengan sportif, mandiri, inovatif, loyal, dan edukatif ini PMR MA YPI Klambu mampu bersaing dengan 28 unit PMR dari SMA/SMK/MA di Jawa Tengah yang berasal dari kabupaten Pati, Grobogan, Demak, Kudus, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Jepara, Klaten, Purwokerto dan beberapa kabupaten lainnya.

Sebelumnya, di akhir tahun 2016 PMR MA YPI Klambu mampu meraih Juara Umum dalam Olimpiade PMR se-Kabupaten Grobogan. MA YPI Klambu dalam olimpiade tersebut memperoleh Juara I Lomba Pertolongan Pertama (PP), Juara I Lomba Perawatan Kedaruratan di Rumah (PK), dan Juara III Kampanye Donor Darah.

Selaku Pembina, Intan Nafisah menyatakan prestasi yang diperoleh anak didiknya merupakan buah dari latihan dan kerja keras. “Raihan juara yang diperoleh tim kami merupakan hasil yang membanggakan melihat peserta yang ikut serta cukup banyak apalagi berasal dari berbagai kabupaten di wilayah Jawa Tengah yang tidak bisa diremehkan kemampuannya. Latihan demi latihan telah dilaksanakan untuk memenuhi target utama perlombaan, anak-anak juga sudah berusaha semaksimal mungkin,” ucap Intan.

Moh Khanif Selaku Kepala MA YPI Klambu mengungkapkan prestasi yang diperoleh madrasahnya merupakan wujud keseriusan dalam membina siswa-siswi agar terus bisa berprestasi baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi bahkan tingkat nasional.

Dengan capaian tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Muh Arifin menyampaikan selamat atas prestasi siswa MA YPI Klambu khususnya dan madrasah lainnya di Kabupaten Grobogan yang kian hari kian meningkat. “Dengan semangat dan kerja keras serta tekad yang bulat kemampuan siswa madrasah tidak dapat dibendung. Dengan pengelolaan yang baik madrasah dapat mencapai semboyannya, lebih baik madrasah dan madrasah lebih baik,” ungkap Muh Arifin penuh semangat.

Muh Arifin meminta kepada madrasah untuk meningkatkan pengelolaan mutu dan pendidikannya supaya prestasi demi prestasi dapat diraih, dan menjadikan madrasah benar-benar idola masyarakat dalam menitipkan pendidikan putra-putrinya. (km-pr/gt)