TPQ Sebagai Lembaga Pembentuk Karakter Anak

Surakarta – Bekal ilmu sedapat mungkin memang diberikan kepada anak pada saat mereka masih segar menerima ilmu tersebut. Apalagi ilmu yang diberikan adalah terkait aqidah dan akhlaq mereka nantinya. Pendidkan Agama, selain diberikan oleh orang tua di rumah perlu bagi anak-anak mendapatkan tambahan ilmu di lembaga-lembaga pendidikan baik itu formal maupun non formal.

Salah satu lembaga pendidikan non formal yang fokus pada pendidikan akhlaq anak adalah Taman Pendidikan Qur’an/Al-Qur’an (TPA/TPQ). Lazimnya TPQ/TPA berkedudukan  di masjid-masjid . Sebagai upaya mendorong keprofesionalan guru-guru TPA, Badko TPQ Kecamatan Serengan  bekerjasama dengan Badko TPQ Kecamatan Pasar Kliwon menggelar Pelatihan Guru TPQ se kecamatan Pasar Kliwon dan Kecamatan Serengan pada Senin (6/3) bertempat di SD 7 Joyosuran Kecamatan Pasarkliwon.

Penyuluh Fungsional di KUA Kecamatan Serengan, Fitrotun mengatakan bahwa keberadaan TPA/TPQ sangat penting karena sebagai lembaga pembentuk karakter anak dan pembiasaan akhlak mulia diajarkan.

“TPQ/TPA sangat penting sekali, sesuai visi dan misi pemerintah daerah. Di lembaga inilah titik awal pembentukan karakter anak, selain didikan orang tua mereka dirumah, Di TPQ perilaku anak-anak dibentuk, selain itu anak-anak juga diajarkan doa sehari hari, yang mungkin sangat sepele, namun tak sedikit orang dewasa yang tidak hafal doa tersebut,” papar Fitrotun.

Ia berharap kepada pengajar TPA/TPQ tetap semangat dalam mendidik meskipun di TPA/TPQ meski dengan fasilitas yang sangat minim. ”Tetap semangat dan yakin bahwa memberikan ilmu kepada anak-anak didik TPA akan sangat banyak manfaatnya meskipun belum ada honornya, “ jelas Fitrotun.

Ketua panitia dari Kecamatan Serengan, Daliman menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan Guru TPQ/TPA Badko Kecamatan Serengan dan Kecamatan Pasar Kliwon ini adalah yang pertama kali dilakukan.

”Alhamdulillah kegiatan pelatihan bagi guru TPA ini dapat kita laksanakan berkat kerjasama Badko TPQ Kecamatan Serengan dan Pasar Kliwon yang pesertanya terdiri dari 50 guru TPQ  untuk Serengan dan 50 untuk Pasar Kliwon”, ujar Daliman.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan semangat kepada guru-guru TPQ/TPA. Harapannya kegiatan pelatihan ini dapat memberi semangat bagi ustadz-ustazah di TPQ/TPA masing-masing. Bagaimana pentingnya TPQ bagi generasi penerus adalah untuk menjaga agama Islam, karena anak-anak lah yang akan meneruskan perjuangan umat Islam di muka bumi ini nanti.

Beberapa peserta berharap, selain pelatihan diberikan kepada guru TPQ/TPA, harus ada juga semacam pelatihan untuk pengurus masjid, karena di beberapa tempat keberadaan TPQ/TPA belum mendapat respon yang baik dari pengurus masjid. Sehingga harus ada kerjasama antara penyuluh agama, pengurus TPQ.TPA dan pengurus masjid. (rma-abc)