TUKIN harapkan perbaikan kinerja di Kemenag

Wonogiri – Penerapan tunjangan kinerja atau remunerasi berdampak secara nyata pada terciptanya iklim kerja yang profesional, produktif, penuh integritas, peka, dan peduli pada perbaikan pelayanan.

Menurut Kasubbag TU Dra. Hj. Fatonah kebijakan tentang tunjangan kinerja merupakan salah satu terobosan dalam reformasi birokrasi untuk mencapai tujuan nasional, tetapi bukan satu-satunya agenda reformasi yang ingin kita capai. Pemberian tunjangan kinerja berimplikasi positif terhadap perbaikan kesejahteraan pegawai menurut standar yang layak sebagai aparatur negara, maka harus berdampak pada meningkatnya kinerja dan kedisiplinan pegawai.

“Meningkatkan kinerja dan kedisiplinan adalah suatu hal yang harus dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama, supaya rizki yang kita terima membawa keberkahan”, imbuhnya.

Lanjutnya, ia mengajak semua pegawai agar bekerja sesuai Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang telah dibuat dengan terus mengacu kepada aturan yang berlaku dan diwajibkan untuk membuat laporan kegiatan harian setiap harinya.

Dengan adanya kewajiban pembuatan laporan harian seluruh pegawai Kemenag Kab. Wonogiri diminta untuk memanfaatkan waktu dengan baik dengan masuk tepat waktu dan pulang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan tentunya harus diiringi dengan hasil kerja yang jelas dan sesuai degan tupoksi masing-masing.

Komitmen Kemenag dalam mencapai dan mempertahankan sasaran kinerja secara konsisten dan berkesinambungan, sangat menentukan keberhasilan menjadikan institusi Kemenag lebih profesional, lebih berwibawa serta eksistensi dan program-program yang kita laksanakan memberi manfaat yang besar bagi umat, bangsa dan negara. (Mursyid_ Heri)