Turunkan AKI dan AKB melalui Suscatin

Pemalang – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang (Kankemenag) turut berperan serta dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Salah satu wujud peran serta dengan memberikan penyuluhan dan kursus kepada calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

“Kursus calon pengantin sebagai upaya yang efektif dalam rangka penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, karena dari suscatin itulah dimulainya pendidikan bagi calon pengantin, bekal persiapan ke jenjang pernikahan menuju pembangunan keluarga sakinah”.

Demikian paparan Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag, Abdul Kodir saat menjadi narasumber di Kegiatan Pertemuan Koordinasi Lintas Sektoral dalam Penurunan AKI dan AKB Kabupaten Pemalang yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Pemalang di Hotel Winner Pemalang, Rabu (05/07).

Lebih lanjut Kodir menyampaikan visi misi Kementerian Agama dalam membentuk keluarga sakinah dan upaya memberikan pembekalan reproduksi remaja bagi siswa MTS, MA serta peran Badan Pembina Penasehatan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Pemalang dalam pembinaan perkawinan. Dia berharap dengan koordinasi ini harapan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk menurunkan AKI dan AKB akan tercapai.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, Erna Setyawati saat membuka kegiatan menjelaskan slogan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah “gayeng nginceng wong meteng” dan Pemerintah Kabupaten Pemalang “ma’e waras bayine kentheng“ adalah sebuah upaya untuk  menyelamatkan dan menghargai nyawa seorang ibu dan bayinya saat kehamilan, kelahiran dan pasca kelahiran bayinya.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. Kegiatan diikuti oleh 40 orang peserta utusan dari Kankemenag, Forum Pemalang Sehat, Dinas Kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Pemalang, Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan Puskesmas di Kabupaten Pemalang.

Kabupaten Pemalang masih menduduki rangking 10 besar Kabupaten/Kota dengan AKI tertinggi di Jawa Tengah. Koordinasi lintas sektor ditujukan agar terjadi kesinambungan integrasi dan sinergi dalam upaya membangun komitmen dan mencari solusi bersama menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Pemalang. (re/fi/rf)