Ulama Berperan Besar Dalam Perjuangan Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Karanganyar – Saat mengenalkan Kementerian Agama pada Generasi Milenial di acara MQM V Internasional 2018, (08/06), Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad menceritakan peran umat Islam pada masa perjuangan. Menurutnya, Ulama saat itu berperan besar dalam memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Perjuangan bangsa Indonesia sejak era pra kemerdekaan hingga perjuangan kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar Ulama. Disana ada nama-nama besar Fatahillah, Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Sultan Hasanuddin, dan lain sebagainya.” Kata Musta’in Ahmad.

Lebih lanjut Kepala Kemenag menjelaskan bahwa pada masa perjuangan memperebutkan kemerdekaan, ulama dan umat Islam berperan besar mulai dari berperang melawan penjajah hingga merumuskan dasar negara dan bentuk negara.

“Pun dalam proklamasi kemerdekaan, 7 dari 9 orang Panitia Sembilan sebagai BPUPKI saat itu memiliki gelar haji, dimana mereka adalah orang-orang alim/ulama pada masanya, seperti Haji Abdul Kahar Muzakir, Haji Abdul Wahid Hasyim, Haji Ahcmad Subarjo, Haji Soekarno, Haji Mohammad Hatta, Haji, Agus Salim dan Haji Mohammad Yamin. Jadi sudah tidak diragukan lagi kalau Indonesia berdiri atas jasa besar Ulama dan Umat Islam saat itu”, jelasnya.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pesantren ramadhan ini diselenggarakan oleh ustad/ustadzah dari Pondok Pesantren Isy Karima Karanganyar. Bertempat di Villa Hanif, Bukit Sekipan, Tawangmangu, sedikitnya ada 200-an remaja perempuan dari berbagai provinsi di Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut.

Setelah menceritakan sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia secara singkat, selanjutnya Musta’in Ahmad mengenalkan Kementerian Agama kepada generasi milenial. Disamping menjelaskan prestasi-prestasi yang dimiliki Kemenag mulai dari madrasah hingga urusan haji, Kepala Kemenag juga mengajak generasi muda terbaik dan berprestasi untuk bercita-cita menjadi bagian dari Kementerian Agama yang membangun bangsa melalui pembangunan non fisik. (ida-hd)