Ulangan Matematika Asyik Dengan Zipgrade

Surakarta – Suasana aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, Jum’at (1/2), nampak berbeda. Puluhan guru matematika di wilayah Karesidenan Surakarta terlihat memenuhi ruangan yang bercat hijau itu. Mereka nampak antusias mengikuti kegiatan pada hari itu. Inilah suasana yang terekam dari kegiatan pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika yang kebetulan diadakan di MAN 1 Surakarta sebagai tuan rumah.

Menurut sekretaris MGMP Matematika Karesidenan Surakarta, Churun Maslakhah, kegiatan ini adalah kegiatan yang telah rutin diadakan. Namun ada hal yang berbeda pada pertemuan kali ini.

“Hari ini kami mengadakan pelatihan membuat ulangan kreatif menggunakan aplikasi Zipgrade sebagai upaya untuk menambah kualitas pembelajaran matematika dan kompetensi guru-guru matematika di bidang teknologi,” kata Churun yang juga guru MAN 1 Surakarta ini.

Kegiatan ini, lanjut Churun, juga sebagai sarana untuk penyegaran dan juga sharing pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan. Tampil sebagai narasumber adalah Rusdi Mustapa, guru sejarah MAN 1 Surakarta, yang membagikan pengalamannya memanfaatkan aplikasi Zipgrade untuk ulangan.

“Seperti diketahui bersama saat ini kita memasuki era revolusi industri 4.0, yang salah satu indikatornya adalah pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan manusia,” kata Rusdi di awal penyampaian materinya.

Setiap aspek kehidupan manusia, lanjut rusdi, sudah tidak bisa dilepaskan dari teknologi, misal jika kita lewat jalan tol, tidak lagi menggunakan uang tunai, tapi non tunai dan masih banyak lainnya. Bidang pendidikan juga tidak bisa lepas dari teknologi yang bisa mempermudah tugas guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Zipgrade adalah aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu tugas guru mengadakan ulangan.

“Zipgrade adalah aplikasi yang berguna untuk mengoreksi lembar jawab siswa menggunakan android. Jadi fungsinya sebagai alat pemindai (scanner) yang biasanya menggunakan scan komputer,” kata Rusdi yang pernah meraih juara pertama guru berprestasi Jawa Tengah tahun 2018.

Bagaimana penggunaannya ? Menurut Rusdi, prinsipnya zipgrade bukan untuk membuat soal tapi membuat kunci jawaban soal yang dimasukkan di android. Siswa diberikan lembar jawab yang nanti akan di pindai jawabannya menggunakan android. Nilai siswa akan langsung diketahui saat itu juga. Yang menarik, jawaban siswa yang dipindai tersimpan di android dan juga bisa dicetak. Bahkan juga ada analisis soalnya.

Seluruh peserta dibimbing dari mulai mendownload, menginstall, dan menggunakan aplikasi. Penjelasan diberikan secara perlahan sehingga semua peserta bisa mengikuti dengan baik.

“Harapan saya pelatihan zipgrade ini menjadi awal untuk memberikan ulangan matematika dengan tampilan yang berbeda sehingga siswa lebih antusias dan bersemangat mengerjakan soal,” kata Churun Maslakhah. (rusdi-rma/bd)