Untuk Berprestasi, Siswa Madrasah Harus Berusaha Maksimal

Karanganyar – Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga (AKSIOMA) merupakan upaya peningkatan kualitas madrasah untuk mewujudkan madrasah yang lebih baik. Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad dalam pembukaan KSM dan AKSIOMA Madraah Ibtidaiyah di MIM Karanganyar, (03/04).

Untuk berprestasi, Kepala Kemenag mengajak seluruh peserta KSM dan AKSIOMA untuk mencurahkan semua kemampuan yang dimiliki dalam kompetisi ini. Menurutnya, prestasi akan diraih oleh mereka yang serius dan sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu.

“Tidak ada sesuatu yang tidak memakai usaha, dan tidak ada sesuatu yang dilakukan dengan sambil lalu. semuanya harus pakai latihan dan dalam latihan itu ada keringat yang mengucur, kulit yang terluka, tergores dan cedera, dan itu sebagai sebuah resiko”, kata Musta’in.

Lebih lanjut Kepala Kemenag memberikan contoh seorang pesepakbola profesional yang saat ini dianggap yang terbaik, yaitu Ronaldo. Menurutnya, apa yang didapat oleh Ronaldo saat ini karena dia berlatih dari kecil, mengasah ketajaman tendangannya, mengasah kemampuan berlarinya dan lain sebagainya dan ketika sudah dewasa, menjadi pemain bola sungguhan, dia menjadi jagoan.

“Sebagian orang melakukan olahraga dan seni dengan santai-santai, ini salah. Olahraga harus dilakukan dengan serius dan dengan sungguh sungguh serta segenap perhatian agar mendapatkan prestasi dan terbaik”, tegasnya.

“Oleh karena saya ajak semua anak madrasah dalam menghadapi ini kalian semua tidak takut dengan kesulitan. Anak madrasah harus berani, anak madrasah harus gembira”, tambahnya.

Di akhir sambutannya Kepala Kemenag mengajak semua peserta KSM dan AKSIOM sera guru pendamping untuk melakukan yel yel. Sembari mengepalkan tangannya keatas, Musta’in mengatakan MI Berani, MI Gembira, dan diikuti oleh seluruh peserta apel persiapan KSM dan AKSIOMA.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara KSM dan AKSIOMA MI se Kabupaten Karanganyar, Edy Purwanto mengatakan bahwa kegiatannya diikuti lebih dari 250 peserta yang berasal dari siswa kelas 3, 4 dan 5 MI se Kabupaten Karanganyar. Adapun yang dilombakan untuk KSM adalah Mapel IPA dan Matematika yang dilaksanakan pada hari Rabu, (03/05). Sedangkan AKSIOMA melombakan MTQ Putra dan Putri serta Pidato Bahasa Indonesia putra dan putri pada hari Kamis, (04/05). Pemenang dari ajang ini akan mewakili Kabupaten Karanganyar di tingkat provinsi pada ajang yang sama. (ida-hd/wul)