Update Data EMIS Untuk LPQ Kota Magelang

Kota Magelang – Seksi Pakis Kementerian Agama Kota Magelang menggelar kegiatan pendataan secara marathon dua hari berturut-turut. Sasaran pendataan kali ini adalah bagi Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) yang ada di Kota Magelang. Kegiatan layanan manajemen bagi administrator LPQ se-Kota Magelang yang diikuti oleh 26 ustadz/ustadzah dan 4 Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF ) dari yang bertugas di KUA Kecamatan. Seperti kemarin, bertempat di Hotel Trio Kota Magelang yang beralamat Jl. Jend. Sudirman No.42, Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang, Kamis (03/06).

Akurasi data diperlukan juga saat pencairan BOP TPQ dan Pontren, oleh karena itu akurasi dan akuntabilitas data merupakan hal yang penting. Secara bertahap kita telah meninggalkan penyajian data secara manual untuk menuju digitalisasi. Meskipun data manualpun juga masih kita butuhkan sebagai back up-nya. LPQ harus mampu menyesuaikan dengan dinamika perkembangan teknologi informasi, termasuk di dalamnya perihal pendataan. LPQ juga diharapkan mengoptimalkan perannya dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki tangguh, akan tetapi juga mampu berkompetisi di era digitalisasi saat ini. LPQ diharapkan juga mempu berkontribusi dalam berdakwah atau menerbitkan konten-konten positif melalui media sosial sebagai conter attack atas konten negatif yang kini menjamur di berbagai media sosial.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang menegaskan ”Data mengenai santriwan dan santriwati harus akurat. Data mengenai ustadz dan ustadzahnya pun juga harus akurat. Harusnya, tidak ada lagi kendala dalam upgrade data sperti ini. Data adalah salah satu sumber informasi yang oleh pimpinan digunakan sebagai acuan sebelum menentukan kebijakan. Akurasi dan akuntabilitas data harus terpenuhi, agar para decison maker tepat dalam mengambil keputusan. Cermatlah dalam input dan menyajikan data, jangan lagi terdapat duplikasi data” tegas Sofia Nur.

Kepada peserta Kasi Pakis Kementerian Agama Kota Magelang selain mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kerjasamanya selama ini, juga mengapresiasi civitas LPQ se-Kota Magelang yang telah melakukan pendataan secara manual dengan cepat dan akurat. Ia juga mengatakan ” Kali ini kita melakukan pendataan secara digital melalui aplikasi EMIS PD Pontren sesuai kebijakan Dirjen Pendis Kemenag RI yang telah mencanangkan Program Bulan Data. Pencairan PIP, BOS dan BOP harus tertib secara administrasi. Baik ketika pemberkasan melalui EMIS online maupun berkas data dan  juga SPJ-nya” ujar Fathurrohim.

Mengingat kegiatan ini digelar di masa pendemi covid 19, sejak awal acar dimulai panitia tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada peserta untuk selalu menerapkan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menjauhi keramaian sesuai anjuran  pemerintah melalui Menteri Agama RI. (Ismahir/HS).