UPZ Kemenag Banjarnegara Berikan Santunan Yatim Piatu

Banjarnegara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mentasharufkan zakat untuk santunan anak yatim piatu. Adapun pentasarufan ini dilakukan di Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Banjarnegara,Kamis (6/5). Turut hadir dalam acara ini, Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Agus Suryo Suripto, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Sutejo Slamet Utomo.

Yuni Nur Azizah, selaku Ketua UPZ menyatakan bahwa pentasharufan untuk santunan anak yatim piatu ini ditujukan kepada 40 anak yatim piatu.

“Pentasharufan zakat untuk santunan yatim piatu ini diberikan kepada 40 anak yatim piatu dari 8 pondok pesantren dan panti asuhan yang ada di Kabupaten Banjarnegara”, ungkapnya.

Santunan ini diberikan kepada anak yatim piatu guna meringankan kebuhtuhan menjelang lebaran yang semakin banyak.

“Setiap menjelang lebaran, UPZ Kemenag Banjarnegara selalu memberikan santunan kepada anak yatim piatu ini, walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak, semoga bisa meringkan beban-bebannya,” ucapnya.

Semetera itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Agus Suryo Suripto menyatakan bahwa sudah seharusnya kemenag menjadi garda terdepan dalam pembayaran zakat.

“Kemenag kan instasnsi agama, oleh karenanya Kemenag harus menjadi garda terdepan dalam mengkampanyekan gerakan zakat. Sehingga nanti, 8 golongan penerima zakat ini bisa sejahtera dan tidak menjadi mustahik lagi, akan tetapi menjadi muzaki,” ungkapnya.

Suryo juga menambahkan, seharusnya kata menyantuni ini tidak dipakai, karena terkesan anak yatim ini membutuhkan. “Anak yatim ini sudah seharusnya menerima haknya, zakat ini kan haknya anak yatim, menerima hak itu kan bukan santunan ya. Kita ini sebagai ASN harus selalu sadar akan kewajiban kita, bahwa dalam setiap harta kita ada hak-hak orang lain seperti anak yatim ini,” ucapnya.

Sutejo, Selaku ketua Baznas kabupaten Banjarnegara dalam acara ini mengucapkan terima kasih kepda UPZ Kemenag Banjarnegara yang telah membantu tugas Baznas dalam pentasharufan zakat. “Alhamdululillah, sekarang sudah banyak instansi pemerintah yang mengikuti jejak Kemenag, untuk menarik zakat kepada seluruh ASNnya. Insya Allah, jika seluruh lembaga atau instansi pemerintah telah bersedia membayarkan zakatnya. Kemaslahatan anak yatim ini bisa terjaga,” ungkapnya.

Semoga santunan yatim piatu ini bisa bermanfaat untuk anak dan bisa membantu tugas pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. (ak/rf)