UPZ Kemenag Kota Semarang Distribusikan ZIS

Semarang – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Semarang pada tahun 1438H/ 2017M mendistribusikan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) sebesar 186 juta rupiah. Pendistribusian berlangsung di Aula Kankemenag, Jum’at (09/06) dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, pengurus UPZ Kemenag dan para mustahiq penerima ZIS. Hadir pada kegiatan tersebut dari golongan fakir miskin dan fii sabilillah terdiri dari ustadz Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) dan Madrasah Diniyah serta takmir masjid dan musholla.

Kakankemenag Kota Semarang Muh Habib mengungkapkan, sesuai ajaran agama zakat berfungsi untuk mensucikan diri dan membersihkan harta benda kita. “Dari rejeki yang kita dapatkan ada sebagian yang harus kita serahkan dan merupakan hak kaum dhu’afa,” tutur Kepala Kantor.

Pihaknya berterima kasih kepada jajaran ASN Kemenag yang selama ini sudah taat sesuai aturan, dipotong gaji tiap bulannya sebesar 2,5%. Selanjutnya pengumpulan potongan gaji ASN Kemenag tiap bulan disetorkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang. Pada bulan Ramadhan Kemenag mendapatkan jatah sebesar 30% dari uang yang sudah disetorkan ke Baznas untuk didistribusikan oleh UPZ Kemenag Kota Semarang.

Kepala Kantor berharap kepada para mustahiq semoga ZIS yang diterima dapat bermanfaat. “Meskipun jumlahnya tidak seberapa,” katanya. “Kami mohon do’anya, semuanya ikut mendoakan semoga semua pegawai di Kementerian Agama Kota Semarang diberikan kesehatan, kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan tugasnya,” imbuh Habib.

Secara simbolis ZIS diserahkan oleh Kakankemenag Kota Semarang kepada Masjid At Taqwa Kelurahan Bongsari Kecamatan Semarang Barat, Musholla Gunungsari Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari, ustadz TPQ/Madrasah Diniyah dari Kecamatan Mijen dan mewakili dhu’afa, Ti’ah Kecamatan Gunungpati.

Sementara itu Penyelenggara Syari’ah Chuwaishoh selaku Ketua UPZ Kemenag Kota Semarang melaporkan, tahun ini penyaluran ZIS melalui UPZ Kemenag Kota Semarang diserahkan kepada 384 fakir miskin masing-masing sebebesar @ Rp 200.000,-. Guru TPQ/Madrasah Diniyah sejumlah 214 ustadz memperoleh @ Rp 300.000,- dan 30 masjid menerima @ Rp 1.000.000,- serta diserahkan kepada 30 musholla @ Rp 500.000,-.

“Tahun ini pendistribusian UPZ mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Hal ini dikarenakan pada saat Hari Amal Bakti Kementerian Agama Tahun 2017 sudah diserahkan kepada sekitar 100 siswa Madrasah Ibtidaiyah berupa alat sekolah (tas dan sepatu),” pungkasnya. (ch/gt)