Usaha keras kontingen Kudus buahkan hasil maksimal

Kudus — Kontingan Pekan Olahraga dan Seni antar Madrasah Diniyyah Takmiliyyah (PORSADIN) Kabupaten Kudus berhasil meraih juara umum pada Pekan Olahraga dan Seni antar Madrasah Diniyyah Takmiliyyah ke-3 Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2015. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama tiga hari, yakni mulai hari Jumat s.d Ahad tanggal 28-30 Agustus 2015 bertempat di Ponpes Alhamdulillah, Desa Kemadu, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.

Pada Porsadin ini memperlombakan 12 cabang lomba, yaitu Cerdas Cermat, Murottal Wa Imla (pa dan pi), Kaligrafi (pa dan pi), Puisi Islam (pa dan pi), Pidato bahasa Arab (pa dan pi), Pidato Bahasa Indonesia (pa dan pi), tahfidz juz ‘amma ( pa dan pi), futsal (pa), lari sprint ( pa dan pi), MQK ( pa dan pi), MTQ ( pa dan pi), serta Aqidatul Awam ( pa dan pi).

Sementara kontingen Kabupaten Kudus memperoleh lima kejuaraan pada empat cabang lomba, yakni cabang lomba kaligrafi putra (Moh. Zulfa Kamal) dan putri (Hilmia Nida Ainis Shifa). Kemudian cabang murottal putra (Ahmad Alfa Zunuha). Dari Cabang murottal putri menyumbangkan juara dua atas nama Faza Naila Fatimazzahra, dan pada dua cabang lainnya yakni lari 100 meter putri diraih Nur Wahyuni kemudian tim futsal yang dikapteni Moh. Fathul Wahab.

Atas keberhasilan ini, Kasi PD Pontren Kankemenag Kab. Kudus memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat para santri juara yang telah menorehkan tinta emas bagi Kab. Kudus pada Porsadin III Prov. Jateng ini. Usaha keras yang dilakukan selama ini berbuah manis, sehingga meraih hasil maksimal yakni dengan menjadi juara umum. Beliau menambahkan agar para santri mempersiapkan diri yang lebih baik lagi guna mengikuti Porsadinnas di PP Assidiqiyyah Jakarta pada november mendatang.

Di tempat terpisah ketua FKDT Kab. Kudus Nor Hadi, mengingatkan bahwa atas hasil ini, agar para santri peraih juara tidak lengah, karena pada Porsadinnas yang digelar November mendatang tentunya lebih berat, mengingat kegiatan itu diikuti peserta perwakilan Provinsi se-Indonesia. Sehingga lawan yang dihadapi lebih berat juga. Untuk itu para santri harus mempersiapkan diri lebih baik lagi daripada kemarin-kamrin, pungkasnya.

Porsadin ke 3 tingkat Prov. Jateng tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Andewi Susetyo. Pada kesempatan itu, Andewi, menyampaikan selamat kepada para juara, namun bagi peserta yang belum meraih prestasi agar tidak berkecil hati, sebab masih ada kesempatan untuk berkompetisi di ajang serupa pada tahun mendatang. (kds)