Vaksin-19 Upaya Peningkatan Kekebalan Pesantren Masa Pandemi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Dan untuk mensukseskan kegiatan Gerakan Pesantren Jateng Serentak Vaksin-19, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Grobogan didampingi Kepala Seksi PD Pontren Purwadi, Kamis (02/9) melakukan pemantauan kegiatan vaksinasi Santri di Pondok Pesantren Kab.Grobogan, bertempat di PP Manbaul A’ala Purwodadi.

Menurut laporan Kasi Pendidikan Pontren, Purwadi mengatakan untuk menyiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi pondok pesantren dan berupaya mensukseskan program Gerakan Pesantren Jateng Serentak Melaksanakan Vaksin Covid 19 serta Peningkatan Ketahanan kekebalan Pesantren pada Masa Pandemi Covid 19 imunitas bagi santriawan-santriwati dan ustad-ustadahnya perlu adanya vaksinasi Covid 19.

“Pada tahap awal ini, vaksin COVID-19 diberikan kepada seluruh Pondok Pesantren yang berada diwilayah Kecamatan Purwodadi, dan akan berlanjut di seluruh Kabupaten Grobogan,”ungkap Purwadi.

Kepala Kemenag Kab.Grobogan, Imron Rosyidi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dalam mensukseskan Gerakan Pesantren Jateng Serentak melaksanakan Vaksin 19. Dan Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.

“Sebagai ikhtiar dalam menjaga kesehatan para kyai, ustadz santri dan keluarga pesantren , membantu pemerintah guna memutus rantai Covid 19 serta mencapai herd immunity,” tandasnya.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah COVID-19. Vaksin COVID-19 bermanfaat untuk memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat COVID-19 dengan cara menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh dengan pemberian vaksin.

“Vaksinasi dilakukan demi mencegah dan menekan penyebaran Covid 19. Vaksin sangat penting untuk melindungi diri dan orang lain dari bahaya Covid 19. Kami berharap seluruh masyarakat mau serta ikut vaksinasi. Ini adalah salah satu usaha kita supaya segera terbebas dari musibah ini selain juga kita terus berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Meskipun telah di vaksin, tetap jaga protokol kesehatan dengan menerapkan 5M+1D, jangan lengah jangan menyerah dan jangan sampai kendor.

“Semoga vaksinasi di Pondok Pesantren Manbaul A’ala menjadi awal yang baik dalam menyukseskan program vaksinasi bagi santri. Kami juga berharap vaksinasi kali ini membuat pandemi Covid 19 dapat berakhir secepatnya,” katanya.

Imron juga mengajak semua pihak, untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi, kyai juga tokoh agama bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.(bd/Sua)